Pembunuh Berantai “Suffolk Strangler” Dijatuhi Vonis atas Pembunuhan Remaja 25 Tahun Lalu

AKURAT.CO Seorang pembunuh berantai asal Inggris yang dijuluki media sebagai “Suffolk Strangler” setelah membunuh lima perempuan muda, dijatuhi hukuman atas kasus pembunuhan lain yang dilakukannya lebih dari 25 tahun lalu terhadap seorang remaja.
Terpidana bernama Steve Wright, yang sebelumnya telah menjalani hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan pembebasan bersyarat atas rangkaian pembunuhan tahun 2006, mengaku bersalah atas penculikan dan pembunuhan Victoria Hall, 17 tahun, pada 1999.
Senin lalu, pria berusia 67 tahun itu juga mengaku bersalah atas percobaan penculikan terhadap Emily Doherty, yang saat itu berusia 22 tahun, sehari sebelum pembunuhan Hall. Ini merupakan pertama kalinya Wright mengakui tindak kejahatan tersebut.
Wright hadir di Pengadilan Old Bailey, London, untuk menjalani sidang vonis, Jumat (6/2). Jaksa penuntut Jocelyn Ledward mengatakan Wright sedang “mengincar korban” di wilayah Suffolk, timur laut London, pada akhir pekan saat kejahatan terjadi pada September 1999.
Menurut jaksa, Wright sempat mencoba menculik Doherty, namun korban berhasil melarikan diri. Ia tidak jera dan kembali beraksi pada malam berikutnya.
Victoria Hall dilaporkan hilang di kota pesisir Felixstowe saat berjalan pulang pada dini hari usai dari klub malam. Lima hari kemudian, jasadnya ditemukan di aliran sungai tanpa busana.
Hakim Joel Bennathan mengatakan kepada Wright bahwa hanya pelaku yang mengetahui alasan di balik perbuatannya. “Anda merenggutnya dan menghancurkan kehidupan muda itu,” kata hakim di persidangan.
Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara dengan masa minimum 40 tahun. Namun hakim menegaskan vonis itu pada praktiknya tidak banyak mengubah kondisi Wright karena “hampir dapat dipastikan ia akan meninggal di penjara”.
Kasus pembunuhan Hall sendiri tidak terpecahkan selama lebih dari 25 tahun sebelum akhirnya Wright mengaku bersalah.
Sebelumnya, Wright divonis pada 2008 atas pembunuhan lima perempuan pekerja seks di Ipswich, Suffolk. Jasad Gemma Adams, Tania Nicol, Anneli Alderton, Paula Clennell, dan Annette Nicholls ditemukan di sejumlah lokasi di sekitar Ipswich dalam rentang 10 hari pada akhir 2006, memicu kepanikan luas di wilayah tersebut.
Para korban tewas akibat dicekik. Dua di antaranya ditemukan dengan posisi tubuh menyerupai bentuk salib dan tangan terentang.
Rangkaian pembunuhan Wright sempat dibandingkan dengan kasus pembunuh berantai abad ke-19, Jack the Ripper, yang juga menargetkan perempuan di wilayah London Timur. Dalam kasus tersebut, Wright dijatuhi hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan bebas, yang oleh hakim disebut sebagai “kampanye pembunuhan yang terarah.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





