Trump: Arab Saudi Tak Bisa Hentikan AS Gunakan Bandara Mereka untuk Serang Iran

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan yang langsung menjadi sorotan terkait hubungan Washington dengan Arab Saudi dan konflik dengan Iran. Dalam konferensi pers di sela-sela KTT G7 di Prancis, Trump menegaskan bahwa Arab Saudi tidak akan mampu menghentikan Amerika Serikat menggunakan bandara-bandara di kerajaan tersebut apabila Washington memutuskan melancarkan operasi militer terhadap Iran.
Pernyataan itu muncul di tengah upaya implementasi nota kesepahaman (MoU) antara Amerika Serikat dan Iran yang baru saja ditandatangani untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah.
Trump Singgung Percakapan dengan Pangeran Mohammed bin Salman
Trump mengungkapkan bahwa dirinya beberapa kali berbicara langsung dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, mengenai situasi kawasan yang masih sensitif.
Meski tidak menjelaskan secara rinci isi pembicaraan tersebut, Trump mengisyaratkan bahwa hubungan Washington dan Riyadh tetap sangat erat, termasuk dalam urusan keamanan dan pertahanan.
"Kami menggunakan bandara mereka. Bukan berarti mereka bisa menghentikan kami jika kami memang ingin menggunakannya," kata Trump.
Pernyataan tersebut segera memicu perhatian karena menyentuh isu sensitif mengenai kedaulatan Arab Saudi dan peran negara itu dalam dinamika keamanan Timur Tengah.
Hubungan AS-Arab Saudi Tetap Jadi Pilar Strategis
Trump menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan Arab Saudi, yang selama puluhan tahun menjadi salah satu sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Teluk.
"Saya berbicara beberapa kali dengan Putra Mahkota Arab Saudi. Mereka semua senang. Anda juga harus menjaga mereka tetap senang," ujar Trump.
Komentar tersebut mencerminkan pentingnya kerja sama strategis antara kedua negara di tengah perubahan geopolitik yang terus berlangsung di Timur Tengah.
Arab Saudi selama ini menjadi lokasi berbagai fasilitas militer dan logistik Amerika Serikat yang digunakan untuk mendukung operasi keamanan regional.
Muncul di Tengah Kesepakatan Damai AS-Iran
Pernyataan Trump disampaikan hanya beberapa hari setelah Washington dan Teheran mencapai nota kesepahaman yang bertujuan mengakhiri konflik dan membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








