Pencari Bakat Model asal Prancis yang Disebut Dua Ribu Kali dalam Dokumen Epstein Ditemukan Tewas di Apartemen Paris

AKURAT.CO Daniel Siad, seorang pencari bakat model asal Prancis yang namanya muncul dalam dokumen terkait Jeffrey Epstein, ditemukan meninggal dunia di apartemennya di Paris. Jaksa Prancis mengatakan jenazah pria berusia 69 tahun itu ditemukan pada Senin malam, 20 Juli 2026.
Penyebab pasti kematian Siad masih dalam penyelidikan. Otoritas Prancis telah memerintahkan pemeriksaan autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya.
Namun, pengacara Siad, Menya Arab-Tigrine, mengatakan kepada Fox News Digital bahwa kliennya meninggal akibat serangan jantung.
"Meski dia meninggal karena serangan jantung, penantian yang tak tertahankan, stigma yang ditimpakan kepadanya dan orang-orang yang dicintainya, serta tekanan dan kecemasan yang dia alami setiap hari, tidak diragukan lagi turut berperan," kata Arab-Tigrine.
Menurutnya, hasil autopsi perlu ditunggu untuk mengetahui apakah kondisi tubuh Siad semata-mata menyerah akibat serangan jantung atau ada faktor lain yang berkontribusi terhadap kematiannya.
Nama Daniel Siad Muncul Ribuan Kali dalam Berkas Epstein
Kematian Siad menjadi sorotan karena namanya disebut sekitar 2.000 kali dalam dokumen terkait Jeffrey Epstein yang dirilis Departemen Kehakiman Amerika Serikat, menurut laporan Reuters.
Dalam salah satu email yang disebut dikirim Siad kepada Epstein, ia dilaporkan menulis bahwa dirinya berada di Barcelona dan menyebut ada sejumlah perempuan yang tinggal bersamanya.
"Saya sedang mencari tempat untuknya di sini dan Paris," demikian isi email yang dikutip dalam laporan tersebut.
Epstein kemudian disebut membalas singkat dengan meminta foto.
Dalam email lain yang berasal dari April 2009, Siad disebut mengirimkan foto seorang perempuan Slovakia berusia 17 tahun kepada Epstein ketika sedang mencari model di Bratislava.
Kemunculan nama Siad dalam dokumen tersebut menjadi perhatian di tengah penyelidikan yang lebih luas terhadap jaringan dan aktivitas yang berkaitan dengan Epstein.
Namun, kemunculan seseorang dalam dokumen Epstein tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan dalam tindak pidana.
Puluhan Perempuan Muncul sebagai Korban atau Saksi
Jaksa Paris Laure Beccuau sebelumnya mengatakan kepada Reuters bahwa sedikitnya 24 perempuan telah muncul sebagai korban atau saksi atas dugaan tindakan yang dilakukan Siad atau pihak lain.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah otoritas Prancis pada Februari memulai penyelidikan terkait dugaan perdagangan manusia dan penipuan.
Siad juga menjadi bagian dari penyelidikan aparat. Namun, menurut pengacaranya, penyidik tidak menemukan bukti yang cukup untuk melakukan penahanan segera terhadapnya.
"Jangan lupa bahwa dia tidak pernah dituntut dan tidak pernah secara resmi ditetapkan dalam proses hukum apa pun," kata Arab-Tigrine.
Ia menambahkan bahwa keluarga dan orang-orang terdekat Siad kini harus diberi ruang untuk berduka.
"Dia telah meninggal dunia, dan dia tidak bersalah," ujarnya.
Kematian Siad Terjadi di Tengah Sorotan Kasus Epstein
Jeffrey Epstein, miliarder Amerika Serikat yang menjadi pusat skandal perdagangan seks dan eksploitasi seksual, ditemukan meninggal dunia di dalam tahanan federal pada 2019. Kematian Epstein secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri.
Sejak saat itu, berbagai dokumen yang berkaitan dengan Epstein terus menjadi perhatian publik. Nama sejumlah tokoh dan individu muncul dalam dokumen tersebut, tetapi penyebutan nama dalam berkas tidak otomatis berarti seseorang terlibat dalam kejahatan yang dilakukan Epstein.
Sementara itu, aparat Prancis masih menyelidiki penyebab kematian Daniel Siad. Hasil autopsi diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai kondisi terakhir model scout tersebut dan memastikan penyebab kematiannya.
Sumber: Foxnews
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








