Iran Intensifkan Diplomasi, Hubungi Pakistan dan Qatar untuk Redakan Ketegangan Regional
AKURAT.CO Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi melakukan komunikasi terpisah dengan Panglima Angkatan Darat Pakistan Field Marshal Asim Munir dan Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani pada Selasa (26/8/2026). Pembicaraan tersebut membahas upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan Araghchi dan Munir menekankan pentingnya melanjutkan konsultasi serta kerja sama untuk mendorong perdamaian dan menjaga keamanan regional.
“Mempertahankan konsultasi dan upaya bersama untuk meningkatkan perdamaian dan keamanan di kawasan merupakan hal penting,” demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Iran.
Iran dan Qatar Dorong Jalur Diplomasi
Dalam percakapan terpisah dengan Al Thani, Araghchi membahas pentingnya memanfaatkan jalur diplomasi dan mempertahankan koordinasi antarnegara untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.
Kementerian Luar Negeri Qatar menyatakan kedua pejabat meninjau perkembangan terbaru di kawasan, termasuk pembahasan Iran dan Oman mengenai pembentukan koridor pelayaran sementara di Selat Hormuz.
Selain koridor pelayaran, Iran dan Oman juga membahas rencana proyek bersama untuk membersihkan ranjau laut di jalur strategis tersebut.
Al Thani menegaskan dukungan penuh Qatar terhadap berbagai upaya diplomatik yang bertujuan menemukan solusi untuk menjamin kebebasan navigasi sekaligus membuka jalan menuju kesepakatan regional yang lebih komprehensif.
Iran dan Oman Bahas Koridor Selat Hormuz
Sebelumnya pada Selasa, Oman dan Iran mengumumkan kerangka usulan untuk membentuk koridor pelayaran bersama sementara di Selat Hormuz serta operasi pembersihan ranjau di perairan tersebut.
Kesepakatan awal itu muncul setelah Menteri Luar Negeri Oman Badr Albusaidi bertemu Araghchi di Teheran.
Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling sensitif dalam konflik regional karena jalur tersebut merupakan rute penting bagi perdagangan energi dunia.
Pembentukan koridor sementara diharapkan dapat membantu memulihkan lalu lintas kapal sekaligus mengurangi risiko kecelakaan maupun konfrontasi militer di perairan strategis tersebut.
Trump Klaim Selat Hormuz Bebas Ranjau
Upaya diplomatik Iran, Pakistan, Qatar, dan Oman berlangsung ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Angkatan Laut AS telah memberitahunya bahwa seluruh ranjau di perairan internasional Selat Hormuz telah diangkat atau diledakkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







