Presiden Argentina Akan Sanksi terhadap Perusahaan yang Mengeksploitasi Minyak di Kepulauan Falkland

AKURAT.CO Presiden Argentina Javier Milei mengumumkan paket kebijakan darurat untuk menghentikan eksplorasi minyak di Kepulauan Falkland (Islas Malvinas), Kamis (3/9/2026). Milei menegaskan bahwa setiap eksploitasi sumber daya alam tanpa izin Argentina merupakan ancaman terhadap keamanan nasional dan akan ditindak melalui sanksi hukum yang lebih keras.
Dalam pidato nasional yang disiarkan televisi dan dihadiri seluruh anggota kabinetnya, Milei kembali menegaskan klaim kedaulatan Argentina atas Falkland, wilayah yang hingga kini masih dikuasai Inggris sebagai British Overseas Territory.
“Kepulauan itu merupakan bagian dari wilayah Argentina sejak awal berdirinya negara ini. Pendudukan Inggris pada 1833 menciptakan situasi kolonial yang terus berlanjut hingga hari ini,” ujar Milei.
Ia juga menolak anggapan bahwa penduduk Falkland memiliki hak penentuan nasib sendiri dalam sengketa kedaulatan tersebut.
Proyek Sea Lion Dinilai Ancam Kedaulatan
Milei secara khusus menyoroti Proyek Sea Lion, ladang minyak di Cekungan Falkland Utara yang dikembangkan perusahaan Inggris Rockhopper Exploration bersama perusahaan Israel Navitas Petroleum.
Menurutnya, proyek tersebut berpotensi membuat perusahaan asing menguasai cadangan minyak yang berada di landas kontinen yang diklaim Argentina.
“Jika kita tidak bertindak tegas sekarang, dalam beberapa bulan mereka akan mampu mengambil cadangan minyak yang berada di bawah laut kita,” kata Milei.
Ia menilai eksploitasi minyak itu akan menjadi insentif bagi Inggris untuk semakin memperkuat pendudukannya atas Falkland sekaligus mengeksploitasi sumber daya alam kawasan tersebut.
Dekret Presiden Percepat Sanksi
Sebagai langkah awal, Milei menandatangani dekret presiden yang mempercepat proses pemberian sanksi terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam operasi hidrokarbon tanpa izin di landas kontinen Argentina.
Melalui aturan itu, pemerintah berwenang melarang perusahaan pelanggar beroperasi di wilayah daratan Argentina. Tidak hanya perusahaan, para pemegang saham, anggota direksi, hingga pemasok komersial yang terlibat juga dapat didiskualifikasi dari kegiatan bisnis di negara tersebut.
RUU Baru Perketat Hukuman
Selain dekret eksekutif, Milei mengumumkan akan mengajukan rancangan undang-undang mendesak ke Kongres untuk memperkuat dasar hukum yang sudah ada.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK




