Israel Keluarkan Peringatan Evakuasi untuk Warga Lebanon, Serangan Udara Kembali Menghantam Selatan

AKURAT.CO Militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi mendesak kepada warga di wilayah Deir al-Zahrani, Lebanon selatan, pada Senin pagi. Pasukan Zionis berencana melancarkan serangan yang disebut akan menyasar sebuah lokasi yang diduga berkaitan dengan kelompok Hezbollah.
Peringatan tersebut disampaikan melalui juru bicara militer Israel berbahasa Arab, Ella Waweya. Warga yang berada di sebuah bangunan tertentu beserta bangunan di sekitarnya diminta segera meninggalkan lokasi.
Israel meminta masyarakat menjauh sedikitnya 300 meter atau sekitar 984 kaki dari area yang menjadi sasaran.
Waweya menyebut lokasi tersebut berada di dekat fasilitas milik Hezbollah yang menurut militer Israel akan menjadi target serangan.
Tujuh Orang Tewas dalam Serangan Israel
Peringatan evakuasi terbaru itu muncul sehari setelah serangkaian serangan udara Israel menghantam sejumlah wilayah di Lebanon selatan.
Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, sedikitnya tujuh orang tewas dan lebih dari 20 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.
Serangan Israel kembali meningkatkan kekhawatiran mengenai stabilitas keamanan di perbatasan Israel-Lebanon, terutama karena kedua negara sebelumnya telah menyepakati kerangka untuk mengurangi ketegangan militer.
Serangan Terjadi di Tengah Kesepakatan Israel-Lebanon
Serangan tersebut berlangsung meski Israel dan Lebanon telah menandatangani kerangka kesepakatan yang disponsori Amerika Serikat pada 26 Juni.
Kesepakatan itu mengatur proses penarikan pasukan Israel dari wilayah Lebanon secara bertahap. Sebagai bagian dari mekanisme tersebut, militer Lebanon akan dikerahkan untuk mengambil alih wilayah yang ditinggalkan pasukan Israel.
Namun, serangan terbaru menunjukkan bahwa situasi keamanan di Lebanon selatan masih jauh dari stabil.
Israel selama ini menuduh Hezbollah mempertahankan infrastruktur dan aktivitas militer di sejumlah wilayah Lebanon selatan. Sementara itu, serangan Israel di wilayah Lebanon terus menjadi sumber ketegangan dan kekhawatiran akan kembali meluasnya konflik.
Sumber: AA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








