Alihkan Penerbangan karena Turbulensi Parah, Situasi Pendaratan Turkish Airlines di Tunisia Mencekam

AKURAT.CO Pesawat Turkish Airlines dari Istanbul menuju Tunisia terpaksa mengalihkan penerbangan ke bandara lain. Dilaporkan pesawat digoncang turbulensi parah dan cuaca buruk sehingga proses pendaratan di Bandara Internasional Tunis-Carthage diwarnai situasi mencekam.
Insiden turbulensi parah Turkish Airlines itu terjadi pada Kamis, 10 September 2026, ketika pesawat mendekati Bandara Internasional Tunis-Carthage. Seorang penumpang, Marina Maiskaya, mengatakan pesawat mengalami guncangan hebat dalam beberapa upaya pendaratan di tengah badai.
Video yang dibagikan Maiskaya di media sosial memperlihatkan sejumlah penumpang berpegangan erat pada kursi ketika pesawat terguncang. Suara teriakan bahkan terdengar di sejumlah bagian kabin selama pesawat berusaha menghadapi kondisi cuaca buruk tersebut.
Maiskaya bepergian bersama ibunya dalam penerbangan dari Istanbul menuju Tunisia. Menurut dia, perjalanan berlangsung normal hingga pesawat mulai melakukan penurunan untuk mendarat.
“Penerbangannya sendiri berjalan lancar, tetapi semuanya berubah menjadi sangat menakutkan begitu kami mulai turun,” tulis Maiskaya. Ia mengaku belum pernah mengalami ketakutan sebesar itu selama berada di dalam pesawat.
Menurut kesaksiannya, pilot Turkish Airlines mencoba mendarat sebanyak tiga kali di Bandara Tunis-Carthage. Pesawat sempat berputar di sekitar kawasan bandara sebelum kembali melakukan upaya pendaratan.
Setiap percobaan pendaratan berlangsung dalam kondisi turbulensi yang kuat. Pada upaya ketiga, Maiskaya mengatakan pesawat mengalami guncangan yang jauh lebih ekstrem.
“Kami terguncang dengan keras setiap kali, dan pada upaya ketiga, kami benar-benar mulai jatuh,” tulisnya.
Karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan dengan aman, penerbangan tersebut akhirnya dialihkan ke bandara lain. Peristiwa ini membuat para penumpang mengalami situasi menegangkan saat pesawat berusaha mencari lokasi pendaratan yang lebih aman.
Sumber: Indiatoday
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





