Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan

AKURAT.CO Sedikitnya 21 orang tewas dalam kecelakaan maut yang melibatkan dua taksi minibus dan sebuah kendaraan SUV di salah satu jalan raya utama Afrika Selatan, Minggu (13/9/2026) malam. Beberapa korban lainnya dilaporkan mengalami luka serius.
Kecelakaan di Afrika Selatan itu terjadi di Provinsi Western Cape, tepatnya di ruas jalan antara kota kecil Prince Albert dan Leeu-Gamka, sekitar 380 kilometer sebelah timur Cape Town. Otoritas lalu lintas setempat mengatakan dua taksi minibus bertabrakan secara langsung sebelum sebuah SUV menghantam kedua kendaraan tersebut.
Road Traffic Management Corporation (RTMC) mengatakan jumlah korban tewas dalam kecelakaan maut tersebut masih dapat berubah. Petugas darurat dan otoritas Western Cape masih melakukan pemeriksaan serta penanganan di lokasi kejadian.
Tiga korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, ketiganya dinyatakan meninggal dunia setibanya di rumah sakit, menurut kepolisian.
Departemen Mobilitas Western Cape menyebutkan, berdasarkan dugaan awal, kecelakaan bermula ketika dua taksi minibus bertabrakan dari arah berlawanan. Setelah itu, sebuah SUV menabrak kedua kendaraan yang telah terlibat kecelakaan.
Akibat kecelakaan tersebut, ruas N1 Highway di lokasi kejadian ditutup sementara untuk memungkinkan petugas melakukan evakuasi korban dan penyelidikan.
RTMC telah membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan, termasuk kondisi kendaraan dan faktor lain yang mungkin berkontribusi terhadap tabrakan.
Taksi Minibus Sering Terlibat Kecelakaan Fatal
Taksi minibus merupakan salah satu moda transportasi umum utama di Afrika Selatan dan digunakan oleh jutaan orang setiap hari. Namun, kendaraan jenis ini juga kerap terlibat dalam kecelakaan lalu lintas fatal.
Pada Januari 2026, dua kecelakaan berbeda yang melibatkan taksi minibus dilaporkan menewaskan sedikitnya 25 orang. Sebanyak 14 korban di antaranya merupakan anak-anak.
Tingginya penggunaan taksi minibus membuat keselamatan transportasi umum menjadi salah satu persoalan penting di Afrika Selatan. Kecelakaan terbaru di Western Cape kembali menyoroti risiko perjalanan di jalan raya negara tersebut.
Sumber: Telegraphindia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





