Rusia-AS Bahas Kontrol Senjata Nuklir, Kremlin Sebut Negosiasi Sudah Terlambat
AKURAT.CO Kremlin menyebut negosiasi kontrol senjata antara Rusia dan Amerika Serikat sudah terlalu lama tertunda. Moskow menilai pembicaraan tersebut seharusnya kembali dimulai sesegera mungkin, tetapi prosesnya diperkirakan membutuhkan waktu panjang karena persoalan yang dibahas sangat kompleks.
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pada Senin, 28 September, bahwa Rusia dan AS perlu kembali membahas kontrol senjata melalui negosiasi yang melibatkan para ahli.
“Ini adalah persoalan yang sangat kompleks sehingga membutuhkan negosiasi yang sangat panjang dan dilakukan secara cermat oleh para ahli,” kata Peskov kepada wartawan.
Peskov bahkan mengatakan pembicaraan mengenai kontrol senjata Rusia-AS seharusnya sudah dimulai sejak “kemarin”. Pernyataan tersebut menunjukkan urgensi Moskow untuk kembali membuka jalur komunikasi mengenai persenjataan strategis dengan Washington.
Hubungan Rusia dan AS Masih Terkendala Perang Ukraina
Rusia dalam beberapa kesempatan menyatakan keinginannya untuk memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat yang memburuk dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, upaya memperbaiki hubungan Rusia dan Amerika Serikat masih menghadapi hambatan besar, terutama akibat perbedaan sikap mengenai perang di Ukraina.
Konflik tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat hubungan Moskow dan Washington tetap tegang. Kondisi ini juga menyulitkan pembicaraan mengenai isu strategis, termasuk pengendalian senjata nuklir.
Bagi Rusia, dimulainya kembali pembicaraan kontrol senjata dapat menjadi salah satu jalur untuk menjaga komunikasi strategis dengan Amerika Serikat di tengah hubungan bilateral yang belum sepenuhnya pulih.
Trump Dorong Negosiasi Rusia, AS dan China
Peskov juga ditanya mengenai seruan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menggelar negosiasi kontrol senjata trilateral yang melibatkan Rusia, AS, dan China.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







