Serangan Israel di Gaza Tewaskan Sedikitnya 6 Warga Palestina, Termasuk Anak-anak

AKURAT.CO Sedikitnya enam warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya, termasuk anak-anak, terluka dalam serangkaian serangan Israel di Jalur Gaza Selasa (29/9/2026). Serangan tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah Gaza meski gencatan senjata masih berlangsung.
Di wilayah Jabalia, Gaza utara, dua warga Palestina tewas dan delapan lainnya terluka setelah sebuah drone Israel menyerang warga yang mengungsi di kamp Halawa. Para korban luka kemudian dibawa ke rumah sakit lapangan di Al-Shifa dan Al-Saraya.
Serangan drone Israel juga dilaporkan terjadi di Jalan Al-Nafaq, kawasan Al-Tuffah, sebelah timur Kota Gaza. Satu warga Palestina tewas dalam serangan yang menyasar atap sebuah rumah tersebut.
Sebelumnya, Rumah Sakit Al-Shifa menerima jenazah dua warga Palestina dan sejumlah korban luka, termasuk anak-anak, setelah sebuah serangan udara menghantam sebuah apartemen di kawasan Al-Nasr, sebelah barat Kota Gaza.
Saksi mata mengatakan sebuah drone bunuh diri Israel sempat berputar di atas kawasan tersebut sebelum melancarkan serangan. Ledakan menyebabkan kebakaran dan menghancurkan apartemen yang menjadi sasaran.
Dua korban tewas dalam serangan itu diidentifikasi sebagai Izz al-Din al-Beik dan Muhannad Abu Foul. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Israel Katz kemudian menyatakan bahwa al-Beik merupakan komandan brigade Hamas di Gaza utara. Tidak ada tanggapan langsung dari Hamas terkait klaim tersebut.
Di Gaza tengah, seorang warga Palestina juga tewas akibat tembakan tentara Israel di Jalan Salah al-Din, sebelah timur Deir al-Balah. Sementara itu, seorang warga lainnya mengalami luka serius setelah serangan Israel menyasar kerumunan warga di dekat Klinik Al-Fakhoura, kamp pengungsi Jabalia.
Di Gaza selatan, Rania Saada meninggal akibat luka serius yang dideritanya beberapa hari sebelumnya setelah pasukan Israel melepaskan tembakan ke arah tenda-tenda warga Palestina yang mengungsi di Al-Mawasi, Rafah.
Selain serangan udara dan tembakan, pasukan Israel juga dilaporkan melakukan operasi penghancuran besar-besaran terhadap bangunan di wilayah sebelah timur Deir al-Balah yang berada di bawah kendali militer Israel.
Ribuan Korban Sejak Gencatan Senjata
Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan bahwa hingga 29 September, sedikitnya 1.422 warga Palestina telah tewas dan 4.996 lainnya terluka akibat berbagai insiden yang disebut sebagai pelanggaran gencatan senjata sejak kesepakatan tersebut berlaku pada Oktober 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






