Hamas Bantah Tuduhan Israel soal Rumah Sakit Gaza, Serangan Dekat Kamal Adwan Tewaskan Warga Palestina

AKURAT.CO Hamas membantah tuduhan Israel bahwa Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza digunakan untuk aktivitas militer. Hamas menyebut klaim tersebut sebagai tuduhan “palsu dan tidak berdasar” setelah serangan Israel di sekitar rumah sakit Gaza menewaskan sejumlah warga Palestina.
Pernyataan Hamas terkait Rumah Sakit Kamal Adwan muncul setelah militer Israel mengklaim dua warga Palestina keluar dari fasilitas medis tersebut sebelum salah satunya disebut menanam bahan peledak yang diduga dibawa dari dalam rumah sakit. Keduanya kemudian menjadi sasaran dan tewas dalam serangan Israel.
Militer Israel juga menyebut salah satu korban bernama Mohammed Tamous dan mengklaim dia merupakan anggota sayap bersenjata Hamas yang juga bekerja dengan Pertahanan Sipil Palestina. Namun, militer Israel tidak memberikan bukti yang mendukung tuduhan bahwa bahan peledak dipindahkan dari rumah sakit atau bahwa rumah sakit di Gaza tersebut digunakan untuk kepentingan militer.
Israel Klaim Ada Aktivitas Militer di Kamal Adwan
Menurut militer Israel, dua warga Palestina tersebut keluar dari Rumah Sakit Kamal Adwan. Salah satu dari mereka disebut menanam bahan peledak yang diduga dibawa dari dalam fasilitas medis tersebut.
Militer Israel kemudian menyatakan keduanya menjadi sasaran serangan dan tewas. Salah satu korban diidentifikasi sebagai Mohammed Tamous, yang menurut klaim Israel merupakan anggota sayap bersenjata Hamas sekaligus personel Pertahanan Sipil Palestina.
Namun, tidak ada bukti yang disampaikan militer Israel untuk memperkuat klaim bahwa bahan peledak berasal dari dalam rumah sakit.
Hamas Sebut Tuduhan Israel Tidak Berdasar
Hamas menolak tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai bagian dari pola pernyataan Israel mengenai penggunaan fasilitas medis untuk aktivitas militer.
Kelompok Palestina itu mengatakan klaim mengenai keberadaan anggota Hamas di dalam atau sekitar rumah sakit merupakan tuduhan “palsu dan tidak berdasar”.
Hamas juga menyebut tuduhan terbaru tersebut mengingatkan pada klaim Israel sebelumnya mengenai dugaan keberadaan pusat komando Hamas di dalam rumah sakit. Menurut Hamas, tuduhan-tuduhan tersebut telah terbantahkan.
Hamas menuduh Israel menggunakan klaim mengenai aktivitas militer di rumah sakit sebagai alasan untuk melakukan serangan terhadap fasilitas medis dan infrastruktur sipil lainnya di Gaza.
Petugas Pertahanan Sipil Palestina Tewas
Pada Rabu sebelumnya, seorang petugas medis dari Pertahanan Sipil Palestina juga dilaporkan meninggal akibat luka yang dideritanya dalam serangan Israel ketika sedang menuju lokasi untuk membantu warga yang terluka di sekitar Rumah Sakit Kamal Adwan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






