Zelensky Merasa Dikhianati Trump, Ukraina Minta Elon Musk Pulihkan Starlink

AKURAT.CO Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengaku merasa dikhianati Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait kesepakatan gencatan senjata energi dengan Rusia dan kerja sama pasokan diesel Moskow. Meski kecewa terhadap kebijakan Trump, Zelensky menegaskan Ukraina masih mengandalkan kemitraan dengan Amerika Serikat untuk menghadapi perang melawan Rusia.
Pernyataan Zelensky muncul saat ia berada di London, Inggris, pada Rabu, ketika pemerintah Inggris menunjukkan dukungan kuat terhadap Ukraina. Dalam kunjungan tersebut, Zelensky bertemu Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham, sekaligus meminta Elon Musk memulihkan layanan internet satelit Starlink yang menurut Kyiv mengalami perlambatan dan berdampak pada operasi militer Ukraina.
Ketegangan hubungan Ukraina dan Amerika Serikat meningkat setelah Trump mengumumkan kesepakatan pasokan diesel dengan Rusia yang dikenai berbagai sanksi internasional, serta menyampaikan rencana gencatan senjata energi tanpa diduga kedua pihak yang berperang. Zelensy menilai keputusan Trump menguntungkan Moskow, sementara Ukraina masih menghadapi serangan Rusia dan membutuhkan dukungan intelijen serta teknologi militer dari Washington.
Zelensky Akui Merasa Dikhianati Trump
Dalam wawancara dengan jurnalis Inggris Piers Morgan di kanal YouTube Piers Morgan Uncensored, Zelensky secara terbuka mengakui dirinya merasa dikhianati oleh Trump.
Ketika ditanya apakah ia merasa dikhianati oleh Presiden AS tersebut, Zelensky menjawab, “Benar, ya.”
Ia juga mengungkapkan rasa sakit hati karena menilai Trump memilih berpihak kepada Rusia, bukan Ukraina, di tengah perang yang telah berlangsung hampir lima tahun.
“Itulah mengapa menyakitkan ketika Presiden Trump memilih satu pihak, bukan pihak kami,” kata Zelensky.
Pemimpin Ukraina itu turut mempertanyakan pengaruh para penasihat Trump dalam menentukan kebijakan terhadap perang Rusia-Ukraina. Menurutnya, keputusan Washington saat ini tidak mengarah pada posisi yang tepat dalam sejarah.
Meski menyampaikan kritik keras, Zelensky tetap menegaskan pentingnya menjaga hubungan dengan Amerika Serikat. Dalam pertemuannya dengan Burnham di Downing Street, ia mengatakan Ukraina ingin mempertahankan kemitraan yang jujur, jelas, dan kuat dengan Washington.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Kyiv masih berupaya mempertahankan dukungan Amerika Serikat, meskipun hubungan kedua negara menghadapi tekanan serius.
Ukraina Khawatir Kehilangan Dukungan Intelijen AS
Perselisihan Kyiv dan Washington tidak hanya menyangkut gencatan senjata energi dan hubungan diplomatik. Ukraina juga mengkhawatirkan keberlanjutan dukungan intelijen Amerika Serikat yang selama ini digunakan untuk mendeteksi ancaman serangan rudal Rusia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








