Akurat
Pemprov Sumsel

Mengintip 6 Fakta Taeyangho, Benteng Bergerak Milik Kim Jong Un

| 13 September 2023, 18:55 WIB
Mengintip 6 Fakta Taeyangho, Benteng Bergerak Milik Kim Jong Un

AKURAT.CO Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, melakukan lawatan ke Rusia.

Kunjungannya itu bertujuan untuk menghadiri pertemuan puncak dengan Presiden Vladimir Putin. Dengan menggunakan kereta api, Kim Jong Un dan rombongan dilaporkan tiba di Negeri Beruang Merah pada Selasa (12/9/2023).

Kim Jong Un memang kerap menggunakan kereta api untuk bepergian ke luar kota hingga luar negeri. Kebiasaan menggunakan kereta api telah berlangsung sejak kakeknya, Kim Il Sung, masih berkuasa.

Mengutip laman AFP, Rabu (13/9/2023), kereta berwarna hijau zaitun dan dihiasi dengan garis emas itu merupakan buatan Korea Utara yang memiliki sejumlah fitur keamanan untuk melindungi Kim Jong Un dari ledakan ataupun tembakan.

Kereta yang dinamai Taeyangho yang berarti matahari itu memiliki julukan lain yakni Benteng Bergerak.

Berikut enam fakta menarik kereta api khusus Kim Jong Un yang bernama Taeyangho.

Baca Juga: Kim Jong Un Tiba Di Rusia Di Tengah Peringatan AS Untuk Tidak Menjual Senjata

Fakta Menarik Kereta Api Taeyangho Milik Kim Jong Un

1. Kereta mewah

Kereta yang ditumpangi Kim Jong Un diberi nama Taeyanghao atau berarti matahari. Bagi warga Korut, matahari identik dengan sosok Kim Il Sung, sang pendiri negara.

Kereta itu berwarna hijau khaki dan garis kuning. Kereta ini memiliki 21 gerbong dengan jok kulit mewah, demikian dilansir Business Insider.

Menurut laporan, gerbong-gerbong itu mencakup restoran dengan sajian anggur Prancis hingga lobster segar. Dalam gerbong juga terdapat layar monitor datar dan sofa-sofa berwarna merah beludru.

2. Dilengkapi banyak fasilitas canggih

Kereta api Kim Jong Un panjangnya 90 gerbong dengan lapisan baja antipeluru. Hal itu membuat kereta mewah tersebut melaju dengan kecepatan rata-rata 60 kilometer per jam. Kereta api yang berlapis baja itu juga berisi ruang konferensi, ruang audiensi dan kamar tidur. Koneksi telepon satelit dan TV layar datar telah dipasang, sehingga pemimpin Korea Utara dapat diberi pengarahan dan mengeluarkan perintah saat masih melakukan perjalanan.

Bahkan sebelum kereta Kim Jong Un mendekati stasiun, listrik di jalur lain dimatikan sehingga tidak ada kereta yang bisa bergerak.

3. Dijaga ketat pasukan pengaman

Kereta ini dijaga ketat oleh pasukan pengamanan di gerbong depan dan belakang. Mereka selalu siaga kalau-kalau ancaman muncul. Sementara itu, gerbong tengah berisi pejabat tinggi Korut.

Pasukan pengaman juga memiliki tugas memindai rute dan stasiun yang akan dilintasi Kim. Kereta Kim Jong Un juga memiliki standar keamanan lapis baja dan antipeluru.

4. Pernah dipakai ke China

Sebelum dipakai ke Rusia, Kim Jong Un menggunakan kereta ini untuk melawat ke China pada 2018 lalu.

Kunjungan itu merupakan perjalanan luar negeri pertamanya selama memimpin Korea Utara sejak 2011, demikian dikutip USA Today.

Pada 2019, Kim Jong Un kembali mengunjungi China dilaporkan untuk bertemu Presiden Xi Jinping.

5. Warisan Kim Il Sung

Kakek Kim Jong Un, Kim Il Sung, sering menggunakan kereta ini untuk berkunjung ke luar negeri. Kim Il Sung mulai menggunakan kereta dalam perjalanannya dari Vietnam menuju Eropa Timur.

Ia memilih kereta lantaran diduga takut naik pesawat.

Time melaporkan ketakutan Kim Il Sung bermula ketika pesawat jet miliknya meledak saat uji coba pada tahun 1982.

6. Keamanan yang lebih unggul dari pesawat

Selain kecintaan, kereta api Taeyangho juga memiliki keunggulan dibandingkan pesawat terbang, terutama saat mendapatkan serangan. Pasalnya, perjalanan kereta lebih susah ditebak.

Jika sebuah pesawat yang membawa Kim Jong Un diserang, peluang keselamatan akan berkurang secara signifikan.

Nah, itulah deretan fakta menarik seputar kereta api pribadi milik Kim Jong Un yang sering digunakannya untuk mengunjungi berbagai negara.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

W
Editor
Wahyu SK