Destry Damayanti Resmi Ditetapkan Jadi Gubernur BI 2026-2031, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

AKURAT.CO Destry Damayanti resmi ditetapkan sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031 oleh DPR RI dalam Rapat Paripurna, Selasa (1/9/2026). Sebelumnya, Destry menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI dan menjadi Pejabat Gubernur Sementara setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI. Penetapan tersebut menempatkan Destry sebagai perempuan pertama yang secara definitif terpilih memimpin bank sentral Indonesia.
Profil Destry Damayanti pun kembali menjadi perhatian publik, mulai dari latar belakang pendidikan, perjalanan karier sebagai ekonom, hingga pengalamannya di Bank Indonesia dan sejumlah lembaga negara.
Sebelum dipercaya menjadi Gubernur BI, Destry telah menjalani berbagai posisi strategis di sektor keuangan, pemerintahan, dan kebijakan ekonomi selama lebih dari dua dekade.
Baca Juga: Beasiswa Kuliah S1-S3 di Rusia 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
DPR RI menyetujui penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 dalam Rapat Paripurna ke-IV Masa Persidangan I 2025-2026 pada Selasa, 1 September 2026.
Keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan Komisi XI DPR RI pada 26-27 Agustus 2026. Komisi XI sebelumnya telah menyepakati Destry sebagai calon Gubernur BI melalui musyawarah mufakat sebelum hasilnya dibawa ke rapat paripurna.
Dalam rapat paripurna, anggota DPR yang hadir menyatakan persetujuan terhadap laporan Komisi XI. Dengan demikian, Destry ditetapkan untuk memimpin BI bersama Aida S. Budiman sebagai Deputi Gubernur Senior dan Solikin M. Juhro sebagai Deputi Gubernur untuk periode 2026-2031.
Perlu dicatat, persetujuan DPR merupakan bagian dari proses pengangkatan Gubernur BI. Mekanisme selanjutnya mengikuti ketentuan pengangkatan pimpinan Bank Indonesia sesuai peraturan perundang-undangan.
Profil Destry Damayanti
Destry Damayanti merupakan ekonom yang telah lama berkecimpung di bidang ekonomi, pasar keuangan, kebijakan publik, dan perbankan sentral. Ia lahir di Jakarta pada 1963 dan menyelesaikan pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Indonesia.
Destry kemudian melanjutkan studi ke Cornell University, New York, Amerika Serikat, dan meraih gelar Master of Science dalam bidang Regional Science.
Perjalanan karier Destry mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ekonom di Mandiri Sekuritas dan Bank Mandiri, Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN, hingga Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.
Kariernya di Bank Indonesia kemudian berlanjut sebagai Deputi Gubernur Senior BI sebelum dipercaya menjadi Pejabat Gubernur Sementara. Kini, Destry resmi ditetapkan DPR sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031.
Baca Juga: Deretan Fenomena Langit September 2026, Ada Hujan Meteor hingga Harvest Moon
Perjalanan Karier Destry Damayanti
Sebelum masuk ke Bank Indonesia, Destry telah memiliki pengalaman di berbagai institusi. Ia pernah menjadi Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia pada 2000-2003.
Destry juga pernah menjadi peneliti dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah itu, ia berkarier sebagai Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas pada 2005-2011 dan kemudian menjadi Kepala Ekonom Bank Mandiri pada 2011-2015.
Di lingkungan pemerintahan, Destry pernah dipercaya menjadi Ketua Satuan Tugas Ekonomi Kementerian BUMN pada 2014-2015. Ia kemudian menjadi Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS untuk periode 2015-2019.
Pengalaman tersebut membuat Destry memiliki rekam jejak yang mencakup sektor swasta, pemerintahan, lembaga keuangan, hingga kebijakan ekonomi nasional.
Karier Destry Damayanti di Bank Indonesia
Karier Destry di Bank Indonesia mencapai posisi strategis ketika ia dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 7 Agustus 2019. Ia kemudian kembali dipercaya menduduki jabatan yang sama untuk periode 2024-2029 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 74/P Tahun 2024.
Setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatan Gubernur BI pada Juli 2026, Destry yang saat itu menjabat Deputi Gubernur Senior ditetapkan sebagai Pejabat Gubernur Sementara BI.
Posisi tersebut membuat Destry menjalankan tugas kepemimpinan BI sebelum Presiden mengusulkan namanya sebagai calon tunggal Gubernur BI definitif kepada DPR.
Destry Damayanti Jadi Perempuan Pertama yang Memimpin BI Secara Definitif
Penetapan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI periode 2026-2031 mencatat sejarah baru bagi Bank Indonesia. Ia menjadi perempuan pertama yang secara definitif terpilih sebagai Gubernur BI.
Sebelum Destry, posisi Gubernur BI secara definitif belum pernah ditempati perempuan. Karena itu, penetapan ini tidak hanya menjadi perkembangan penting dalam struktur kepemimpinan bank sentral, tetapi juga menjadi tonggak baru dalam sejarah kelembagaan BI.
Baca Juga: Tarif Transbandara Blok M-Soetta Naik Jadi Rp15 Ribu Mulai Hari Ini
FAQ
Siapa Destry Damayanti?
Destry Damayanti adalah ekonom Indonesia yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dan Pejabat Gubernur Sementara BI. DPR menetapkannya sebagai Gubernur BI periode 2026-2031.
Destry Damayanti lulusan universitas mana?
Destry Damayanti merupakan lulusan Sarjana Ekonomi Universitas Indonesia dan meraih gelar Master of Science bidang Regional Science dari Cornell University, New York, Amerika Serikat.
Destry Damayanti pernah bekerja di mana?
Destry pernah menjadi Senior Economic Adviser Duta Besar Inggris untuk Indonesia, peneliti dan pengajar UI, Kepala Ekonom Mandiri Sekuritas, Kepala Ekonom Bank Mandiri, Ketua Satgas Ekonomi Kementerian BUMN, serta Anggota Dewan Komisioner LPS.
Kapan Destry Damayanti menjadi Deputi Gubernur Senior BI?
Destry pertama kali dilantik sebagai Deputi Gubernur Senior BI pada 7 Agustus 2019. Ia kemudian kembali dilantik untuk periode kedua pada 7 Agustus 2024.
Siapa Gubernur BI periode 2026-2031?
DPR menetapkan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia periode 2026-2031 dalam Rapat Paripurna pada 1 September 2026. Proses pengangkatan selanjutnya mengikuti mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







