Produk Israel Ini Mendunia Lho, Tapi Hasil Tanam Dari Bumi Palestina, Kok Bisa?

AKURAT.CO Semakin meningkatnya serangan Israel terhadap Gaza memicu amarah hampir keseluruhan masyarakat dunia.
Kekuatan militer Israel melakukan banyak pengeboman ke wilayah Palestina yang mengorbankan banyak nyawa tanpa henti.
Israel juga memutus layanan komunikasi internet dan memblokade bantuan yang dikirim untuk warga Palestina.
Salah satu bentuk kemarahan masyarakat dunia adalah dengan menyerukan boikot terhadap produk asal dan yang mendukung Israel melalui gerakan Boycott Divest From, and Sanction Israel (BDS Movement).
BDS merupakan gerakan protes tanpa kekerasan yang dilakukan dengan melakukan boikot ekonomi dan budaya terhadap Israel, divestasi keuangan negara, dan sanksi pemerintah untuk menekan Israel agar mematuhi hukum internasional dan mengakhiri konfliknya dengan Palestina.
Buah dan sayuran pun turut menjadi salah satu produk yang diboikot oleh BDS, karena buah dan sayuran tersebut dianggap berasal dari hasil tanam di tanah Palestina yang dirampas oleh Israel.
Dan kurma merupakan salah satu produk pertanian Israel yang mendunia. Di pasar kurma global, Israel menjadi salah satu pengekspor kurma terbesar di dunia setelah Arab Saudi.
Menurut laporan Statista, nilai ekspor kurma Israel lebih dari USD317 juta pada 2021.
Baca Juga: Generasi ‘Sandwich’ Menurut Pandangan Islam
Dan saat ini Israel memegang lebih dari 60 persen pangsa pasar global untuk salah satu jenis unggulannya, kurma Medjoul. Kurma ini terkenal dengan buahnya yang besar dan kaya akan rasanya.
Namun pertanian kurma di Israel sangatlah eksploitatif, para petani kurma Israel mempekerjakan tenaga kerja Palestina dengan upah yang rendah.
Selain itu, petani Israel juga mempekerjakan anak-anak Palestina.
Akibatnya, produk kurma asli Palestina mengalami kesulitan dalam bersaing dengan produk kurma Israel di pasaran lokal dan internasional.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









