5 Makanan Khas Palembang yang Cocok untuk Makan Siang Bersama Keluarga di Akhir Pekan
AKURAT.CO Palembang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki kekayaan kuliner yang beragam.
Banyak makanan khas Palembang yang cocok untuk dijadikan makan siang di akhir pekan bersama keluarga.
Berikut adalah beberapa di antaranya:
1. Pempek
Pempek merupakan makanan khas Palembang yang paling populer.
Pempek terbuat dari adonan tepung terigu, ikan tenggiri, dan telur yang dibentuk menjadi berbagai macam bentuk, kemudian direbus atau digoreng.
Pempek biasanya disajikan dengan kuah cuko yang gurih dan pedas.
2. Laksan
Laksan merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari mie kuning yang disajikan dengan kuah santan kental yang gurih dan pedas.
Laksan biasanya disajikan dengan pelengkap seperti pempek, ebi, dan bawang goreng.
3. Tekwan
Tekwan merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung sagu yang dibentuk menjadi bulatan kecil, kemudian direbus dalam kuah kaldu udang yang gurih dan pedas.
Tekwan biasanya disajikan dengan pelengkap seperti pempek, ebi, dan bawang goreng.
Baca Juga: Ramai-ramai Buat Pempek, Cara Nelayan Pesisir Di Muara Enim Jalin Silaturahmi Dan Jaga Kekompakan
4. Model
Model merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan tenggiri yang dihaluskan, kemudian dibentuk menjadi bulatan kecil, kemudian digoreng.
Model biasanya disajikan dengan kuah santan kental yang gurih dan pedas.
5. Mie Celor
Mie Celor merupakan makanan khas Palembang yang terbuat dari mie kuning yang disajikan dengan kuah santan kental yang gurih dan pedas.
Mie Celor biasanya disajikan dengan pelengkap seperti udang, telur, dan bawang goreng.
Kelima makanan khas Palembang di atas cocok untuk dijadikan makan siang di akhir pekan bersama keluarga.
Makanan-makanan tersebut memiliki rasa yang lezat dan mengenyangkan, serta kaya akan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
Selain kelima makanan di atas, masih banyak makanan khas Palembang lainnya yang cocok untuk dijadikan makan siang.
Misalnya, pindang patin, pindang tulang, dan nasi minyak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







