Dukung Gizi Nasional, MAKI Sumut Puji Komitmen PLN Terangi Dapur MBG Seluruh Indonesia

AKURAT.CO, Mahasiswa Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Sumatera Utara memberikan dukungan terhadap komitmen PT PLN (Persero) dalam memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diluncurkan oleh Pemerintah Indonesia. Dukungan ini terwujud melalui peran strategis PLN dalam menyediakan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi 238 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur MBG di 31 provinsi.
Koordinator MAKI Sumut, Ananda Rizki Tambunan, menyatakan bahwa program MBG sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak dan keluarga yang membutuhkan.
Menurut Ananda, keberhasilan MBG tidak hanya bergantung pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga pada ketersediaan energi yang dapat mendukung proses produksi dan distribusi makanan tersebut secara optimal.
"Kami mengapresiasi komitmen PLN yang tidak hanya menyediakan listrik, tetapi juga memastikan kelancaran distribusi energi ke dapur-dapur MBG. Tanpa pasokan listrik yang stabil dan handal, program ini tidak akan berjalan maksimal," ujar Ananda Rizki Tambunan dalam siaran persnya.
PLN, dengan kapasitas daya lebih dari 4 Megavolt Ampere (MVA), telah memastikan bahwa pasokan listrik ke dapur MBG tetap terjaga, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan lebih, seperti daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).
Selain itu, PLN juga memperkenalkan teknologi hemat energi, seperti kompor induksi, yang membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dan meningkatkan efisiensi dalam proses memasak.
"PLN tidak hanya berperan dalam penyediaan energi, tetapi juga aktif dalam mendorong penggunaan teknologi ramah lingkungan dan berkelanjutan yang turut mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan energi," tambah Ananda.
Lebih lanjut, PLN juga menunjukkan komitmennya melalui program elektrifikasi pedesaan yang masuk dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034.
Salah satu program unggulan adalah pengembangan energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal dan konversi pembangkit diesel ke energi bersih. Upaya ini membuka akses energi untuk daerah-daerah terpencil di Papua, Maluku, dan Nusa Tenggara, serta memastikan keberlanjutan dapur MBG di daerah tersebut.
"Kami juga melihat adanya sinergi antara sektor energi dan sektor pertanian melalui program Electrifying Agriculture yang dijalankan oleh PLN. Program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pangan, tetapi juga memperkuat keberlanjutan rantai pasok makanan bergizi di wilayah seperti Merauke dan Papua Selatan," kata Ananda Rizki Tambunan.
Baca Juga: Perpres Segera Terbit, Tata Kelola MBG Makin Terjamin
MAKI Sumut berharap bahwa kolaborasi antara PLN, pemerintah, dan masyarakat akan terus berkembang dan menjadi contoh bagi sektor lainnya dalam membangun Indonesia yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya saing.
"Dengan semangat 'Terangi Negeri, Sehatkan Bangsa,' PLN telah menunjukkan bahwa energi bukan hanya kebutuhan teknis, tetapi juga instrumen sosial yang mampu menggerakkan perubahan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Ananda.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







