Harga iPhone di Indonesia Bergerak Naik, Sejumlah Model Terkerek Hingga Rp1,5 Juta

AKURAT.CO Pergerakan harga iPhone di pasar Indonesia mulai berubah dalam beberapa hari terakhir. Sejumlah model mengalami penyesuaian, dengan kenaikan yang dalam beberapa kasus tembus lebih dari Rp1 juta.
Hasil penelusuran di kanal distribusi resmi menunjukkan iPhone 15 jadi salah satu yang paling terdampak. Varian 128 GB kini berada di level Rp12.749.000, naik cukup jauh dari posisi sebelumnya yang masih di kisaran Rp11 jutaan.
Kenaikan juga terjadi pada varian 256 GB yang kini dipasarkan Rp14.999.000. Pola yang sama terlihat di iPhone 16, khususnya varian 128 GB yang ikut naik ke Rp14.999.000 atau bertambah sekitar Rp1 juta.
Di sisi lain, pergerakan harga iPhone 14 relatif lebih landai. Model 128 GB kini berada di Rp8.749.000, sementara varian 256 GB menyentuh Rp10.999.000, menunjukkan kenaikan yang masih tergolong terbatas dibanding generasi setelahnya.
Menariknya, tidak semua model mengikuti tren kenaikan. iPhone 16 Plus justru mengalami koreksi harga, dengan varian 128 GB turun ke Rp16.999.000 dan versi 256 GB ikut melemah Rp500.000, membuatnya lebih menarik di segmen layar besar.
Untuk lini yang lebih baru seperti iPhone 17 dan iPhone Air, harga masih terlihat stabil. Ini memberi gambaran bahwa produk generasi terbaru cenderung dijaga posisinya, sementara model lama lebih fleksibel mengikuti dinamika permintaan dan stok.
Belum ada pernyataan resmi yang menjelaskan perubahan harga ini. Namun di pasar, ada beberapa faktor yang kemungkinan berperan, mulai dari tekanan nilai tukar hingga kenaikan biaya komponen, terutama memori yang belakangan kembali mengalami kenaikan harga.
Berdasarkan pantauan Akurat.co, Selasa (24/3/2026), situasi ini memperlihatkan bahwa harga ponsel kelas atas makin dipengaruhi kondisi global. Bukan cuma soal siklus rilis produk, tapi juga biaya produksi dan distribusi yang ikut bergerak.
Bagi konsumen, kondisi seperti ini membuat keputusan membeli jadi tidak sesederhana menunggu harga turun. Sebab, dalam situasi tertentu, harga justru bisa bergerak naik dalam waktu singkat dan sulit kembali ke level sebelumnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






