Pengiriman iPhone Duo Mundur hingga Januari 2027

AKURAT.CO Pre-order iPhone Duo mulai dibuka di Amerika Serikat (AS) dan sejumlah negara pada 16 Oktober 2026. Namun, tingginya permintaan membuat jadwal pengiriman ponsel lipat Apple tersebut mundur hingga Januari 2027.
Pelanggan yang memesan saat pre-order dibuka dijadwalkan menerima perangkat pada 23 Oktober 2026. Namun, sekitar 30 menit kemudian, estimasi pengiriman di Apple Store AS berubah menjadi 25 Januari 2027.
Penundaan tersebut berlaku untuk seluruh varian iPhone Duo yang tersedia. Pilihan warnanya meliputi Star White dan Night Sky dengan kapasitas penyimpanan 256 GB, 512 GB, 1 TB, serta 2 TB.
Perubahan jadwal pengiriman dipengaruhi oleh ketersediaan stok dan tingkat permintaan konsumen. Meski demikian, Apple belum mengungkapkan jumlah unit yang tersedia saat pre-order pertama kali dibuka.
Mark Gurman dari Bloomberg sebelumnya melaporkan bahwa pasokan iPhone Duo kemungkinan terbatas. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kendala produksi yang dapat memengaruhi jumlah perangkat yang berhasil dibuat.
Mundurnya jadwal pengiriman membuat pembeli tidak bisa mendapatkan iPhone Duo sebelum Natal melalui Apple Store online AS. Pelanggan yang ingin memperoleh perangkat lebih cepat masih dapat mencoba membelinya langsung di toko Apple saat peluncuran pada 23 Oktober.
Namun, ketersediaan unit untuk pembelian langsung diperkirakan terbatas. Perubahan estimasi pengiriman dalam waktu singkat mengindikasikan bahwa stok iPhone Duo perlu diperhatikan oleh calon pembeli.
Selain melalui Apple Store, konsumen juga dapat mencari iPhone Duo di pengecer lain, termasuk Best Buy. Ketersediaan perangkat di masing-masing toko dapat berbeda sehingga pembeli perlu memeriksa stok terlebih dahulu.
Apple sempat menyediakan opsi pengambilan perangkat di toko saat pre-order berlangsung. Namun, fitur tersebut kemudian dinonaktifkan dan pelanggan diminta memeriksa kembali ketersediaannya pada 24 Oktober 2026.
Mundurnya jadwal pengiriman terjadi sejak hari pertama pre-order iPhone Duo dibuka. Meski begitu, jumlah stok awal dan besarnya permintaan terhadap perangkat tersebut belum diketahui secara pasti, sebagaimana dikutip dari Bloomberg, Senin (19/10/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 6Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 7Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 8Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa




