Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat

AKURAT.CO Pemerintah menghormati aksi aktivis Greenpeace yang membentangkan spanduk di Patung Selamat Datang, Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta.
Pemerintah menilai aksi tersebut merupakan bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat, sekaligus menegaskan komitmen menangani krisis iklim dan menjaga daya beli masyarakat.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Syahganda Nainggolan, mengatakan, persoalan dampak krisis iklim dan tekanan biaya hidup menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, pemerintah terus menjalankan kebijakan untuk menangani persoalan lingkungan dan melindungi masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
"Pemerintah menghormati aksi Greenpeace sebagai bagian dari kebebasan menyampaikan pendapat. Kekhawatiran soal dampak krisis iklim dan biaya hidup warga juga menjadi perhatian presiden," ujar Syahganda, dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Baca Juga: Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
Terkait penanganan krisis iklim, Syahganda menyebut pemerintah terus memperkuat upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Presiden Prabowo memimpin langsung penanganan karhutla, sekaligus mengarahkan tambahan belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp760 miliar untuk tujuh provinsi dan 35 kabupaten/kota terdampak.
Selain penanganan di lapangan, pemerintah juga mendorong penegakan hukum yang lebih tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Presiden Prabowo meminta sanksi diperberat, bahkan agar perbuatan tersebut dapat digolongkan sebagai terorisme ekologi.
Di sisi lain, pemerintah menyiapkan sejumlah kebijakan untuk menahan tekanan biaya hidup dan menjaga daya beli masyarakat. Salah satunya melalui paket stimulus ekonomi semester II-2026 senilai Rp26,34 triliun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Dorongan Hak Angket Ijazah Gibran Menguat, Jokowi Mulai Panik?
- 4Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 5Korlantas Polri Gelar Bakti Sosial Jumat Sedekah di TPS Rawajati Jakarta Selatan, ke Depannya Akan Dilaksanakan Rutin
- 6Kalender Jawa 17 Oktober 2026: Weton Sabtu Pahing Memiliki Semangat Hidup yang Tinggi
- 7BCA dan BI Gelar Kompetisi QRIS di Royal Plaza Surabaya, Libatkan 475 Tenant
- 8Adira Finance Perkuat Ekspansi Daerah Usai Merger Mandala, Bidik Pasar Indonesia Timur
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa








