Beberapa Perubahan Pada Tubuh Ketika Cuaca Dingin

AKURAT.CO Umumnya tubuh manusia akan memiliki respons terhadap setiap keadaan yang mereka alami. Beberapa hal yang membuktikan tubuh manusia peka dan merespon terhadap setiap keadaan adalah adanya alergi pada cuaca dingin.
Termasuk pada keadaan dingin, tubuh manusia akan merespons dengan beberapa perubahan berikut.
1. Wajah memerah
Suhu dingin ternyata bisa dapat membuat wajah atau kulit memerah. Hal ini terjadi karena darah yang berada diarea wajah akan dialirkan kembali ke area yang lebih vital seperti jantung dan paru-paru.
Dalam penjelasan lain, paparan dingin yang berulang kali dapat menyebabkan kerusakan permanen pada lapisan kapiler di kulit. Hal tersebut mengakibatkan kemerahan dan gatal di kulit, umumnya terjadi di pipi, telinga, jari tangan, hingga kaki.
Baca Juga: Referensi Outfit Ini Bisa Kamu Coba Di Saat Cuaca Dingin
2. Mood menjadi buruk
Pada cuaca yang dingin, mood juga bisa menjadi buruk atau tidak stabil. Hal ini disebabkan oleh tubuh yang kekurangan vitamin D. Suhu yang menurun juga dapat mengurangi kadar serotonin dalam tubuh. Perlu diketahui, serotonin pada tubuh memiliki fungsi mengatur suasana hati. Oleh karena itu cuaca dingin dapat membuat mood menjadi buruk.
3. Menyebabkan nyeri
Nyeri yang diakibatkan oleh cuaca dingin disebabkan oleh adanya perubahan tekanan udara menjadi lebih rendah. Ketika cuaca dingin fleksibilitas pada otot cenderung berkurang hingga memicu kerusakan yang menyebabkan nyeri otot. Selain itu, cuaca dingin juga dapat memicu penyakit Raynaud yang membuat mati rasa di beberapa bagian tubuh.
4. Lebih banyak membakar kalori
Pada cuaca dingin, tubuh akan merespon dengan lebih banyak membakar kalori untuk menjaga kehangatan. Hal ini juga di buktikan dalam penelitian Journal of Clinical Investigation pada tahun 2012 yang mengatakan suhu yang sedikit dingin dan tidak membuat tubuh menggigil mampu meningkatkan produktifitas metabolisme tubuh hingga 80 persen.
5. Jari menyusut
Jari yang menyusut juga merupakan bagian dari respon tubuh terhadap cuaca dingin. Menyusutnya jari disebabkan oleh pembuluh darah yang menyempit untuk menjaga suhu tubuh dan temperature panas yang dimiliki tubuh.
6. Gangguan penglihatan
Sama seperti menyusutnya jari, gangguan penglihatan juga disebabkan oleh pembuluh darah yang mengecil akibat paparan suhu dingin. Selain itu, gangguan penglihatan ketika cuaca dingin juga disebabkan oleh pantulan cahaya matahari pada serpihan atau gundukan salju yang beresiko menyebabkan kornea mata cedera atau terbakar.
Baca Juga: Cuaca Dingin, Amalkan Segera Doa Pendek ini
7. Risiko serangan jantung
Masih berhubungan dengan darah. Cuaca dingin juga dapat memicu resiko serangan jantung. Pada cuaca dingin pembuluh darah akan menyempit untuk mempertahankan suhu tubuh. Di waktu yang bersamaan, jantung harus terus bekerja lebih keras memompa darah hingga terjadi peningkatan tekanan di jantung. (Sastra Yudha Muhidin)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








