Dinilai Lebih Baik Untuk Kesehatan Mentalnya, John Legend Resmi Batasi Penggunaan Media Sosial

AKURAT.CO John Legend baru-baru ini mengumumkan mengambil langkah mundur dari media sosial.
Penyanyi berusia 44 tahun itu buka-bukaan tentang mematikan akun media sosial demi menjaga kesehatan mentalnya.
"Saya dulu lebih sering menggunakan media sosial dibandingkan sekarang. Biasanya saya lebih banyak memposting di Instagram dan beberapa di TikTok, tapi saya berhenti memposting di Twitter," katanya kepada Yahoo Life, seraya menyebutkan bahwa platform tersebut telah menjadi toxic.
"Setelah beberapa waktu, ada banyak yang saya bagikan dengan audiens saya, hal itu tidak hanya datang dari saya, tapi juga datang kepada saya, semuanya saya rasa terlalu banyak," jelasnya.
Baca Juga: Film Budi Pekerti Tayang 2 November, Pesan Menyentuh Hati-Hati Main Sosial Media
“Setelah beberapa saat, saya merasa tidak membutuhkan itu. Dan itu benar-benar lebih baik untuk kesehatan mental saya. Saya merasa lebih baik bagi kesehatan mental saya untuk menjauh." lanjutnya.
John Legend, dikenal sebagai orang yang santai, mengakui bahwa tidak banyak hal yang membuatnya stres, dan menyebut dirinya “pretty unflappable”.
“Ini bukan karena saya ahli meditator atau semacamnya,” tambahnya. "Saya besar dengan cara ini. Saya sudah seperti ini sepanjang hidup saya dan saya mungkin lebih tenang sekarang hanya dengan pengalaman."
Dikutip dari People, Legend baru-baru ini menceritakan perjalanan kesehatan mentalnya dan membagilan pengalamannya dalam buku "An Evening with John Legend." Legend mengatakan hal tersebut menjadi sebuah terapi baginya.
Baca Juga: Instagram Digugat Karena Berdampak Pada Kesehatan Mental Anak Muda
"Semua orang bisa menggunakan terapi dan membicarakan berbagai hal," katanya. "Sangat menyenangkan bagi saya untuk melakukan tur solo saya tahun ini, karena saya berbicara tentang masa muda saya, keluarga saya dan masa kecil saya, dan semua suka dan duka yang saya alami."
"Saya pikir mengeksplorasi hal itu dan membicarakannya benar-benar merupakan terapi bagi saya," lanjut pemenang EGOT itu.
"Dan menurut saya penting bagi semua orang untuk menghadapi hal-hal tersebut di masa lalu dan membicarakan hal-hal tersebut, baik itu kepada terapis atau orang yang Anda cintai. Itu sangat penting untuk kesehatan mental Anda."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








