8 Bahaya Suka Marah untuk Kesehatan Fisik, Salah Satunya Serangan Jantung
Sultan Tanjung | 9 Maret 2024, 19:00 WIB
AKURAT.CO Suka marah atau emosi yang sangat kuat, baik disadari maupun tidak, dapat memiliki dampak negatif pada kesehatan fisik kita.
Perubahan-perubahan anatomis dan fisiologis yang terjadi akibat marah berlebihan dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.
Berikut adalah beberapa bahaya suka marah yang perlu diwaspadai berdasarkan penelitian para akademisi.
- Tukak Lambung:
- Marah yang berlebihan dapat merangsang produksi asam lambung secara berlebihan.
- Akibatnya, lambung dapat mengalami luka yang disebut tukak lambung.
- Tukak lambung adalah luka di dinding lambung yang disebabkan oleh keluarnya cairan asam secara berlebihan.
- Migrain dan Pusing karena Tegang (Tension-Headaches):
- Pusing-pusing yang berkaitan dengan ketegangan emosi seringkali disebabkan oleh marah.
- Wanita lebih rentan mengalami gangguan ini daripada pria.
- Migrain adalah gejala pusing kepala sangat nyeri yang menyerang penderita berulang-ulang secara periodik.
- Serangan Jantung:
- Kemungkinan seseorang terkena serangan jantung meningkat berlipat ganda dalam dua jam setelah marah sampai meledak-ledak.
- Orang yang mudah marah memiliki risiko dua kali lipat lebih sering terkena penyakit jantung koroner.
- Asma:
- Marah dapat memicu serangan asma pada penderita yang rentan.
- Stres dan emosi negatif dapat memperburuk gejala asma.
- Hipertensi (Tekanan Darah Tinggi):
- Marah yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah secara sementara.
- Jika sering terjadi, dapat berkontribusi pada hipertensi kronis.
- Gangguan Pencernaan:
- Marah dapat mempengaruhi sistem pencernaan, termasuk gangguan seperti iritasi usus dan sindrom iritasi usus besar.
- Gangguan Tidur:
- Emosi negatif seperti marah dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan insomnia.
- Gangguan Kekebalan Tubuh:
- Marah yang berkepanjangan dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat kita lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
Jadi, penting bagi kita untuk mengelola emosi dengan baik demi kesehatan fisik yang optimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








