Sabun Khusus Bisa Picu Keputihan, Vagina Punya Mekanisme Pembersihan Mandiri

AKURAT.CO Dokter spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Universitas Sumatera Utara, Dr. dr. Leo Simanjuntak, Sp.OG, mengungkapkan, kebiasaan mencuci bagian dalam vagina dengan sabun khusus dapat menjadi penyebab utama keputihan, khususnya bacterial vaginosis (BV).
"Membersihkan bagian dalam vagina, baik pada wanita yang belum menikah maupun yang sudah, sebenarnya tidak dianjurkan," ujar Leo, Minggu (20/10/2024).
Ia menjelaskan, vagina sebenarnya memiliki mekanisme pembersihan alami yang mampu menjaga kesehatannya tanpa bantuan produk pembersih khusus.
Baca Juga: Megawati Hormati Kesibukan Prabowo, PDIP: Pertemuan Bisa Dilakukan Setelah Pelantikan
Vagina, lanjut Leo, mengandung bakteri baik seperti lactobacillus yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistemnya.
Namun, ketika lebih banyak bakteri jahat yang berkembang, seperti bakteri anaerob, kondisi ini bisa memicu terjadinya keputihan.
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan ini juga menekankan bahwa pembersihan vagina sebaiknya hanya dilakukan pada area luar menggunakan air bersih.
"Jika ada kebutuhan medis, barulah tenaga kesehatan yang membersihkan dengan cara yang tepat di klinik atau rumah sakit," jelasnya.
Leo menyarankan penggunaan bahan alami seperti air daun sirih sebagai alternatif yang aman untuk membersihkan vagina, selain melakukan mandi seperti biasa.
Baca Juga: Megawati Absen di Pelantikan Prabowo-Gibran, PDIP: Diwakili Puan Maharani
Ia juga menjelaskan tiga penyebab umum keputihan: bacterial vaginosis yang berwarna keabuan dan berbau amis, candidiasis vulvovaginosis yang kental dan gatal, serta trichomoniasis yang berbusa dan disertai rasa terbakar.
Keputihan yang tidak ditangani dengan baik, terutama pada ibu hamil, dapat meningkatkan risiko keguguran dan persalinan prematur, sehingga penting untuk segera mendapatkan penanganan medis jika mengalami gejala tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








