Etana Gandeng Celltrion Hadirkan Terapi Kanker Herzuma dan Truxima ke Indonesia

AKURAT.CO PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana), perusahaan biofarmasi lokal Indonesia, menjalin kerja sama strategis dengan Celltrion, perusahaan biofarmasi global asal Korea Selatan.
Kedua perusahaan ini menandatangani kesepakatan distribusi dan pemasaran untuk dua obat terapi kanker, Herzuma®️ (trastuzumab) dan Truxima®️ (rituximab).
Kedua obat tersebut merupakan terapi target lini pertama untuk pengobatan kanker payudara dan limfoma non-Hodgkin.
Herzuma dan Truxima telah terdaftar dalam Formularium Nasional (Fornas) dan e-katalog, sehingga lebih mudah diakses oleh pasien di Indonesia.
Direktur Utama Etana, Nathan Tirtana, mengungkapkan, kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk memberikan akses lebih luas kepada pasien kanker.
Baca Juga: Habiburokhman Siap All Out Keliling Kampung Demi Menangkan Ridwan Kamil-Suswono
“Kami sangat bersyukur dapat berkolaborasi dengan Celltrion, salah satu perusahaan biofarmasi terbesar di Korea Selatan, dalam menghadirkan terapi kanker inovatif ini,” ujar Nathan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/11/2024).
Sebagai perusahaan biofarmasi lokal, Etana berkomitmen menyediakan produk berkualitas tinggi dan terjangkau.
“Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya kami mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di Indonesia,” tambah Nathan.
General Manager Regional Asia Tenggara Celltrion, Ji Tae Kim, menyatakan antusiasmenya atas kemitraan ini.
“Kami sangat senang bermitra dengan Etana untuk menghadirkan biosimilar trastuzumab dan rituximab ke Indonesia. Dengan menggabungkan kekuatan dan keahlian kami, kami berharap kolaborasi ini memberikan dampak positif bagi kehidupan pasien,” ujar Ji Tae Kim.
Baca Juga: 5 Prinsip Pembagian Bantuan Sosial Pemerintah untuk Rakyat menurut Islam
Herzuma®️ (trastuzumab) adalah terapi target untuk kanker payudara dan kanker lambung yang terkait dengan overekspresi protein HER-2 (human epidermal growth factor 2). Obat ini telah terbukti efektif pada jenis kanker tertentu dengan ekspresi protein tersebut.
Sementara itu, Truxima®️ (rituximab) merupakan terapi target anti-CD20 yang digunakan untuk mengobati leukemia limfositik kronis, limfoma folikuler, limfoma non-Hodgkin, dan peradangan sendi (rheumatoid arthritis) pada kasus di mana terapi lain tidak efektif.
Kedua obat ini telah mendapatkan persetujuan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) pada 2017 dan 2018, serta Badan Obat Eropa (EMA). Herzuma dan Truxima saat ini telah dipasarkan di lebih dari 110 negara di seluruh dunia.
Kerja sama antara Etana dan Celltrion diharapkan dapat semakin memperkuat akses pasien terhadap terapi kanker berkualitas di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









