Sunway Medical Centre Penang Resmikan Pusat Kanker Terbaru sebagai Rujukan Utama di Wilayah Utara

AKURAT.CO, Sunway Medical Centre Penang meresmikan fase terbaru dari Pusat Kanker mereka, menegaskan posisinya sebagai pusat utama untuk perawatan kanker yang canggih dan holistik di wilayah utara Malaysia.
Peresmian dilakukan oleh YAB Tuan Chow Kon Yeow, Ketua Menteri Pulau Pinang, bersama dengan jajaran pimpinan utama dari Sunway Healthcare Group.
Baca Juga: Sunway Medical Centre Perkuat Layanan bagi Pasien Indonesia, Kini Buka Kantor Liaison di Jakarta
Fase terbaru ini menghadirkan kemajuan teknologi dalam pengobatan onkologi, sistem dukungan yang menyeluruh, dan fasilitas yang diperluas. Dirancang untuk mendampingi pasien dalam setiap tahapan, mulai dari deteksi dini hingga pemulihan pasca perawatan.
Pusat Kanker ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir termasuk Tomotherapy, terapi radiasi, dan pembedahan berbantuan robot. Fasilitas ini juga menyediakan ruang kemoterapi khusus serta layanan pendinginan kulit kepala untuk membantu meminimalkan kerontokan rambut selama perawatan, demi meningkatkan kenyamanan pasien.
Sunway Medical Centre Penang menjadi rumah bagi sistem Tomotherapy berbasis AI pertama di Malaysia—Tomo Radixact X9, yang dilengkapi dengan fitur-fitur canggih seperti Synchrony, ClearRT™ dan VoLO Ultra. Sistem ini memungkinkan pelacakan tumor secara real-time dan perencanaan terapi yang sangat cepat dan presisi.
Selain itu, pusat ini juga mendukung pencitraan dan diagnosis molekuler canggih dengan akses ke berbagai radiotracer seperti 18F-FDG, Ga-68 PSMA, dan Ga-68 DOTATATE, dokter dapat mendeteksi dan memantau kanker dengan akurasi dan sensitivitas tinggi.
“Fase ini memungkinkan kami untuk memberikan pengalaman perawatan kanker yang benar-benar holistik,” kata Ms. Christine Lee, CEO Sunway Medical Centre Penang.
“Pasien kami tidak hanya didukung oleh teknologi, tetapi juga oleh tim ahli yang mendampingi mereka sejak hari pertama,” tambahnya.
Baca Juga: Operasi Whipple, Jawaban untuk Pengobatan Kanker Pankreas
Pusat ini mengedepankan pendekatan tim multidisiplin (MDT), di mana lebih dari 15 dokter dari berbagai spesialisasi berkumpul setiap minggu untuk mendiskusikan kasus pasien.
Setiap rencana perawatan disusun berdasarkan masukan kolektif dari onkolog, ahli bedah, radiolog, patolog, dan spesialis lainnya, semua dengan satu tujuan yakni memberikan perawatan terbaik untuk setiap pasien.
Didukung pula oleh tim kesehatan pendamping yang holistik, terdiri dari psikolog klinis, ahli gizi, fisioterapis, terapis okupasi, dan terapis wicara.
Pasien juga mendapat dukungan dari kelompok pendamping kanker serta akses terhadap terapi baru melalui uji klinis.
“Melalui ekspansi ini, kami membangun pusat kanker yang tidak hanya mengobati, tetapi juga mendukung, memulihkan, dan memberdayakan,” ujar Dokter Cheah Soon Keat, Konsultan Onkologi Klinis di Sunway Medical Centre Penang.
Dalam kesempatan tersebut, rumah sakit juga mengumumkan peluncuran Dana Kanker Sunway Healthcare sebesar RM1 juta (1juta ringgit Malaysia) untuk membantu pasien kurang mampu mendapatkan perawatan kanker tepat waktu.
Sebagai bagian dari inisiatif komunitas, Sunway Medical Centre Penang juga memperkenalkan program pemberian 200 skrining CT dosis rendah (LDCT) secara gratis yakni alat skrining penting bagi individu dengan risiko tinggi kanker paru-paru.
“Deteksi dini bisa menjadi penentu antara stadium 1 dan stadium 4,” jelas Dr. Cheah Soon Keat.
“Dengan membuat skrining LDCT lebih mudah diakses, kami berharap dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mendeteksi kanker paru-paru sebelum gejala muncul,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








