Transpulmin Beri Edukasi Soal Flu Bayi: Sebagian Besar Kasus Common Cold Tak Perlu Antibiotik

AKURAT.CO Transpulmin berkolaborasi dengan RS Bunda (BMHS) dan Supermom menggelar acara 'Dear Moms, We See You'. Kegiatan ini menitikberatkan pada edukasi kesehatan bayi saat flu dan dukungan emosional bagi ibu baru.
"Melalui Intimate Healing Experience, kami ingin para ibu tahu bahwa mereka tidak sendirian. Transpulmin hadir untuk mendampingi ibu dan si kecil," ujar MCH Director Menarini Indonesia, Lydia Tjahaja, di Jakarta, dikutip Jumat (28/11/2025)
Pada sesi Moms Sharing Session, Dokter Spesialis Anak BMHS, Dr. Mulki Angela, menjelaskan kerentanan bayi terhadap common cold, flu dan ISPA. Dia menegaskan bahwa sebagian besar kasus common cold pada bayi tidak memerlukan antibiotik.
Baca Juga: 5 Anak Meninggal karena Flu Babi, Kemenkes Tegaskan Darurat Perbaikan Kesehatan Lingkungan
"Terapi suportif membantu pemulihan melalui hidrasi optimal, istirahat, dan pijatan lembut dengan balsam bayi untuk memberikan kehangatan yang nyaman pada bayi serta meringankan gejala yang mengganggu seperti hidung tersumbat," katanya.
Penjelasan mengenai hidung tersumbat juga dipaparkan oleh dr. Liem Hui Ling, Head of Medical Affairs Menarini Indonesia. Menurutnya, gangguan pernapasan dapat menghambat tidur bayi sehingga diperlukan upaya pendukung seperti pijatan hangat dan balsam bayi.
Dia juga menjelaskan manfaat bahan alami seperti eucalyptol, yang berfungsi sebagai decongestant alami. Chamomile turut memberi aroma menenangkan yang membantu proses relaksasi.
Transpulmin memperkenalkan dua varian yang disesuaikan dengan usia anak, yaitu Transpulmin Baby dan Transpulmin Kids. Keduanya mengandung bahan alami seperti eucalyptol dan chamomile untuk memberikan kehangatan dan membantu meredakan hidung tersumbat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







