Bagaimana Cara Membaca Hasil Tensi Darah dengan Benar agar Tidak Salah Paham

AKURAT.CO Banyak orang sering kali bingung melihat angka-angka di alat tensi darah, padahal informasi tersebut bisa menjadi indikator awal adanya masalah kesehatan seperti hipertensi atau hipotensi.
Yuk, pelajari cara membaca hasilnya dengan benar dan mudah!
Baca Juga: Banyak Korban Tsunami yang Tensi Darahnya Naik, Kenapa?
Apa Itu Tensi Darah?
Tensi darah merupakan ukuran yang menunjukkan seberapa besar kekuatan jantung saat memompa darah ke seluruh tubuh.
Nilai tensi ini bisa berubah-ubah tergantung pada aktivitas yang sedang dilakukan.
Gerakan seperti berolahraga, berpindah posisi dari duduk ke berdiri, bahkan sekadar berbicara, dapat memengaruhi naik turunnya tensi darah dalam tubuh.
Dokter atau perawat mengukur tensi darah menggunakan sfigmomanometer, yaitu alat dengan manset yang digembungkan untuk menekan aliran darah sementara, lalu perlahan dilepaskan sambil memantau skala air raksa dan mendengarkan detak jantung melalui stetoskop.
Nilai tekanan sistolik dicatat saat detak terdengar, sedangkan diastolik saat suara hilang.
Kini, pengukuran tensi darah juga bisa dilakukan dengan alat digital otomatis yang menggunakan sensor listrik dan mudah digunakan di rumah.
Cara Membaca Hasil Tensi Darah
Biasanya, saat mengukur tensi darah menggunakan tensimeter digital, biasanya akan muncul dua angka besar yang tersusun vertikal dengan satuan mmHg (milimeter air raksa).
Tekanan sistolik (angka atas): menunjukkan tekanan ketika jantung berdetak dan memompa darah.
Tekanan diastolik (angka bawah): menunjukkan tekanan ketika jantung beristirahat di antara dua detak.
Contohnya, hasil tensi darah 120/80 mmHg berarti tekanan sistoliknya 120 dan diastoliknya 80.
Kategori Tekanan Darah
Dilansir dari Halodoc, berikut kategori tensi darah menurut Kementerian Kesehatan di Indonesia.
Normal: Sistolik kurang dari 120 mmHg dan Diastolik kurang dari 80 mmHg
Pra-hipertensi: Sistolik 120-139 mmHg atau Diastolik 80-89 mmHg
Hipertensi Tingkat 1: Sistolik 140-159 mmHg atau Diastolik 90-99 mmHg
Hipertensi Tingkat 2: Sistolik ≥ 160 mmHg atau Diastolik ≥ 100 mmHg
Tips Agar Hasil Pengukuran Tensi Darah Tetap Akurat
Cek kondisi alat pengukur tensi dan pastikan alat masih berfungsi dengan baik.
Hindari makan, kafein, dan rokok sebelum mengukur. Berikan jeda sekitar 20 menit sebelum pengukuran.
Jangan langsung mengukur setelah bangun tidur karena akan mengalami lonjakan tekanan darah secara alami.
Duduklah dengan rileks selama sekitar 5 menit sebelum pemeriksaan. Jangan menyilangkan kaki, bersandarlah dengan nyaman, dan letakkan lengan sejajar dengan jantung
Manset alat tensi harus dipasang langsung di kulit lengan, bukan di atas pakaian.
Hindari juga melipat lengan baju terlalu ketat karena dapat menekan pembuluh darah dan mengganggu hasil pengukuran.
Setelah pengukuran pertama, tunggu sekitar 1–3 menit lalu lakukan pengukuran ulang.
Tekanan darah diukur dua kali sehari, yaitu pagi hari sebelum makan atau minum obat, serta malam hari sebelum tidur. Usahakan selalu mengukur di waktu yang sama.
Mengetahui cara membaca hasil tensi darah sangat penting untuk memantau kesehatan jantung dan mencegah gangguan seperti hipertensi atau hipotensi sejak dini.
Tekanan sistolik dan diastolik menunjukkan seberapa keras jantung bekerja saat memompa dan saat beristirahat.
Dengan memahami arti angka tensi serta mengikuti langkah-langkah pengukuran yang benarn mulai dari memastikan alat berfungsi hingga menjaga posisi tubuh.
Shera Amalia Ghaitsa (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







