Akurat Logo

Pastikan Calon Pekerja Migran Sehat dan Siap Kerja, RS Tria Dipa Gandeng KP2MI

Nuzulul Karamah | 21 Oktober 2026, 21:42 WIB
Pastikan Calon Pekerja Migran Sehat dan Siap Kerja, RS Tria Dipa Gandeng KP2MI
Kepala BP3MI DKI Jakarta Kombes Pol. Dr. Arman Muis, S.H., S.I.K., M.M.,M.H. menerima potongan tumpeng dari DR. Sukmo Hadi Nugroho, M.Si Presiden Direktur PT Tria Dipa Medika. - Cr: Istimewa

​AKURAT.CO Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini menjadi pedang bermata dua bagi dunia bisnis.

Di satu sisi, AI menawarkan efisiensi tinggi serta akselerasi pengambilan keputusan. Namun di sisi lain, ancaman kebocoran data sensitif, penipuan berbasis deepfake, hingga potensi kehancuran reputasi perusahaan mengintai jika teknologinya tak diawasi secara matang.

​Merespons tantangan era digital tersebut, BDO di Indonesia berkolaborasi dengan Ikatan Komite Audit Indonesia (IKAI) menggelar forum IKAI Morning Coffee bertajuk “AI Governance: Practical Oversight Strategies for Audit Committee” di Flavor Junction, Prudential Tower, Jakarta, pada Senin (19/10/2026).

Baca Juga: Lucky Alpi Jadi Contoh Purna Pekerja Migran Blitar yang Sukses Berwirausaha

​Agenda strategis ini dihadiri oleh deretan pemangku kepentingan kunci dari BUMN, perusahaan terbuka (tbk), korporasi swasta, hingga lembaga negara, mulai dari tingkatan Dewan Komisaris, Komite Audit, Komite Pemantau Risiko, hingga Direksi.

​Dalam pembukaan acara, Ketua Dewan Pengurus IKAI, Maliki Heru Santosa, menggarisbawahi krusialnya pertukaran wawasan antarilmuwan dan praktisi guna memperkuat fungsi pengawasan internal.

​“Networking dan berbagi pengalaman menjadi bagian penting dalam memperkuat peran komite audit. Melalui forum ini, anggota dapat menyegarkan pengetahuan dan memperluas perspektif agar fungsi pengawasan tetap relevan dengan tantangan yang dihadapi perusahaan,” ujar Maliki Heru Santosa.

​Senada dengan Maliki, Chief Strategy Officer BDO di Indonesia yang juga merupakan Anggota Dewan Pengurus IKAI, Humbul Kristiawan, menilai sinergi antara praktisi industri dan komunitas pengawas menjadi fondasi utama kesiapan organisasi menghadapi gempuran teknologi.

​“Kolaborasi ini menjadi kesempatan untuk membangun jejaring sekaligus menyegarkan pemahaman mengenai fungsi oversight. Pertukaran wawasan dan pengalaman diharapkan dapat membantu komite audit menjalankan pengawasan yang lebih efektif,” ujar Humbul Kristiawan.

Baca Juga: Merespons Pidato Presiden Prabowo, Menteri Mukhtarudin Siap Tingkatkan Kualitas Pekerja Migran Indonesia

​Terkait efektivitas pengawasan, CEO BDO di Indonesia, Thano Tanubrata, mengingatkan bahwa persoalan keamanan data bukan sekadar isu teknis, melainkan isu vital yang berkaitan langsung dengan kepercayaan publik dan kontinuitas bisnis.

​“Kebocoran data dapat menimbulkan kerugian finansial sekaligus merusak reputasi. Komite audit perlu memastikan organisasi memiliki tata kelola yang memadai agar adopsi AI tetap menjaga kepercayaan pelanggan dan keberlangsungan bisnis,” tegas Thano Tanubrata.

​Di tempat yang sama, Associate Director IT & Digital BDO di Indonesia, Reza Aminy, hadir sebagai pembicara utama yang membedah berbagai kerentanan nyata dari AI.

Beberapa ancaman yang mulai marak antara lain manipulasi deepfake untuk penipuan rapat daring, informasi keliru dari chatbot, hingga rujukan fiktif dari output AI.

​Reza mengingatkan agar korporasi benar-benar membedah kebijakan pengelolaan data penyedia layanan AI sebelum mengunggah dokumen internal maupun data sensitif pelanggan.

​“Tata kelola perlu disiapkan sebelum AI diterapkan. Semakin tinggi risiko penggunaannya, semakin ketat pengendalian yang dibutuhkan, termasuk pemeriksaan oleh manusia agar hasil dan keputusan dapat dipertanggungjawabkan,” jelas Reza Aminy.

​Melalui sinergi ini, BDO di Indonesia dan IKAI berkomitmen untuk terus mendorong literasi tata kelola teknologi secara berkelanjutan.

Evaluasi berkala serta peningkatan kapasitas auditor internal diharapkan mampu menjaga pemanfaatan AI tetap etis, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.