AKURAT.CO Candi Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar yang ada di dunia. Bahkan candi ini termasuk dalam tujuh keajaiban dunia.
Candi Borobudur berkaitan erat dengan agama Buddha. Namun beberapa tahun lalu, bangunan tersebut dianggap sebagai peninggalan Nabi Sulaiman. Pendapat itu disampaikan oleh KH. Fahmi Basya melalui bukunya tentang “Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman”.
Jadi apakah benar Candi Borobudur berhubungan dengan agama Islam? Simak penjelasannya!
Baca Juga: Kerap Terlupakan, Ini Dia Kerajaan Islam Pertama di Indonesia
Beberapa budayawan berpendapat jika Candi Borobudur bukan bangunan peninggalan Nabi Sulaiman. Hal ini karena teori tersebut berlawanan dengan apa yang sudah menjadi pendapat intelektual yang dipakai rujukan pengetahuan sejarah.
Berdasarkan pengetahuan sejarah, Candi Borobudur merupakan peninggalan Dinasti Syailendra pada masa kerjaan Mataram Kuno. Para arkeolog dan sejarawan juga memberi pendapat yang sama dengan melihat fakta dan temuan yang sudah teruji secara keilmuwan.
Hasil penelitian yang dilakukan dari dalam maupun luar negeri oleh para peneliti juga menyebutkan jika Candi Borobudur bukan peninggalan Nabi Sulaiman. Dibangunnya Candi Borobudur merupakan bukti kejayaan dan kehormatan Kerajaan Mataram Kuno.
Baca Juga: Inilah Penyebab Adanya Perbedaan Madzhab dalam Islam
Selain itu jika dilihat dari waktu, Nabi Sulaiman dan Candi Borobudur tidak ada hubungannya. Karena Nabi Sulaiman diyakini hidup pada abad 10 SM, sedangkan Candi Borobudur di bangun pada abad ke-8 Masehi pada keemasan Kerajaan Mataram Kuno.
Dari sini dapat disimpulkan jika Candi Borobudur tidak memiliki hubungan dengan agama Islam. Saat ini Bangunan tersebut digunakan oleh umat agama Buddha dan dijadikan tempat suci serta tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









