Setelah Resmi Mualaf, Ruben Onsu: Islam itu Indah

AKURAT.CO Presenter Ruben Onsu akhirnya mengungkap kisah spiritualnya menjadi seorang mualaf. Setelah masuk Islam ia sebut Islam itu indah.
Keputusannya untuk memeluk Islam tidak diambil secara instan, melainkan melalui proses panjang selama empat tahun.
Selama masa pencarian itu, Ruben aktif mempelajari ajaran Islam dan berdialog dengan tokoh-tokoh agama.
Dalam keterangannya kepada media di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Ruben mengatakan bahwa ia menemukan kedamaian setelah mengenal Islam lebih dalam.
Ia memilih Habib Usman bin Yahya sebagai tempat bertanya karena pendekatannya yang santun dan tidak menghakimi.
"Saya banyak sekali bertanya sama dia (Habib Usman). Jadi kan sebelum saya memiliki keyakinan yang sekarang sebagai seorang Muslim, saya mendalami lebih jauh, ingin mempelajari lebih jauh lagi," ungkap Ruben kepada media, dikutip pada Senin (14/4/2025).
Ruben merasa nyaman karena setiap pertanyaan yang diajukan dijawab dengan tenang dan tidak membuatnya merasa disudutkan.
Baca Juga: Bikin Heboh Jadi Mualaf, Ruben Onsu: Saya Dapat Restu dari Mendiang Orang Tua
"Jadi segala pertanyaan-pertanyaan saya semuanya dijawab semuanya sama habib tanpa menyakiti. Tanpa menyakitkan, tanpa menghakimi, dan proses yang pas buat saya," tambahnya.
Ia juga menyebut bahwa keputusan memilih Habib Usman bukan tanpa pertimbangan. Ia ingin mencari sosok yang benar-benar cocok untuk membimbingnya secara spiritual.
"Makanya, waktu saya memilih Habib Usman juga ada beberapa yang harus saya pilih gitu. Buat saya gini, kan kita harus benar-benar mencari yang sreg supaya tidak berbenturan pertanyaan kita gitu," jelas Ruben.
Kini, setelah resmi menjadi Muslim, Ruben merasa telah menemukan kedamaian dalam hidupnya. Ia menutup pernyataannya dengan ungkapan sederhana namun penuh makna: Islam itu indah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









