Warganet Kecewa Bupati Gresik Bisa Jadi Petugas Haji Daerah Tahun 2025

AKURAT.CO Keberangkatan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, ke Tanah Suci sebagai Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) memicu tanggapan beragam di kalangan warganet.
Sebagian menyampaikan dukungan dan doa, namun tak sedikit pula yang menyuarakan kekecewaan melalui kolom komentar di media sosial.
Fandi Akhmad Yani atau yang akrab disapa Gus Yani diketahui tergabung dalam TPHD Embarkasi Surabaya. Ia mendampingi jemaah haji kloter 21 yang diberangkatkan pada Kamis, 8 Mei 2025.
Meski keberangkatannya bertujuan untuk membantu pembinaan ibadah dan pelayanan umum bagi jemaah, sejumlah warganet menilai momen keberangkatan ini tidak tepat, mengingat masih adanya persoalan di daerah yang belum terselesaikan.
Baca Juga: Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kritik Ketua Komisi Disabilitas Nasional Jadi Petugas Haji 2025
Beberapa komentar warganet yang ditulis di akun TikTok @gusyani antara lain:
@artpanmrp: Mpun balek mboten npo npo gus. Gresik ben diatasi cah cah ????pandungane mawon saking yanah suci ????
@wahyudi69: selagi msrakt bnyk yg kesusahan krn pemimpinya lalai. mka itu akn da prtanggung jwbn d akhirat.
@I Nyoman dinz: menetap di Sana aja pak Gresik Ben di urus arek2????????
@Lisaa: pie Iki konsep e malah di tinggal minggat kinerja drong genah ????
Selain Gus Yani, tim TPHD dari Gresik juga terdiri dari Kepala BKPSDM Agung Endro Dwi Setyo Utomo, Kepala Disparekrafbudpora drg. Saifudin Ghozali, dan anggota DPRD Dimas Setyo Wicaksono.
Keberadaan kepala daerah dalam TPHD secara regulasi diperbolehkan, namun kritik dari masyarakat menunjukkan adanya harapan agar para pemimpin daerah tetap fokus menangani persoalan di wilayahnya, terutama saat warga merasa sedang menghadapi banyak tantangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







