Doa dan Bacaan agar Ular Tidak Masuk Mobil atau Motor

AKURAT.CO Kabar tentang ular yang tiba-tiba muncul di dalam mobil atau motor memang membuat resah. Di tengah kondisi jalan yang padat atau saat berkendara di malam hari, kehadiran ular bisa memicu kepanikan hingga kecelakaan.
Selain upaya lahiriah seperti menjaga kebersihan kendaraan dan menghindari parkir di area rawan, banyak umat Islam juga mengimbanginya dengan langkah batiniah: memohon perlindungan kepada Allah.
Islam mengajarkan bahwa selain ikhtiar fisik, penting pula untuk mengiringinya dengan doa sebagai bentuk tawakal. Sebab, segala bentuk bahaya, baik yang tampak maupun tidak tampak, sejatinya ada dalam kuasa Allah.
Dalam konteks ini, berikut beberapa doa dan bacaan yang bisa diamalkan agar kendaraan terhindar dari gangguan hewan berbahaya seperti ular, kalajengking, dan sejenisnya.
1. Membaca Basmalah saat Akan Masuk dan Menghidupkan Kendaraan
Rasulullah SAW bersabda bahwa menyebut nama Allah saat akan melakukan sesuatu akan membawa perlindungan dari gangguan setan dan makhluk lainnya. Maka, biasakan membaca:
"Bismillāh" (Dengan nama Allah)
Niatkan untuk memohon perlindungan dari segala gangguan, termasuk gangguan hewan liar. Membaca basmalah saat membuka pintu mobil atau menghidupkan mesin adalah bentuk pengingat bahwa kita berada dalam penjagaan-Nya.
Baca Juga: 5 Langkah Menghindari Tindakan Pelecehan Seksual di Lingkungan Pendidikan Islam
2. Membaca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah: 255)
Ayat Kursi memiliki kedudukan istimewa dalam Al-Qur'an. Banyak riwayat menyebut bahwa siapa yang membacanya, Allah akan menjaganya dari marabahaya. Bacalah sebelum bepergian, atau ketika mobil/motor hendak diparkir dalam waktu lama.
"Allāhu lā ilāha illā huwa al-ḥayyul-qayyūm..."
(Hingga akhir ayat)
Dengan membacanya secara rutin, hati akan lebih tenang, dan insya Allah kendaraan pun akan terjaga dari gangguan makhluk yang tak diinginkan.
3. Doa Perlindungan dari Binatang Berbahaya
Rasulullah SAW mengajarkan doa perlindungan saat memasuki tempat baru atau saat berada di lingkungan asing, yang juga sangat relevan dibaca ketika hendak memarkir mobil atau motor di lokasi terbuka:
"A‘ūdzu bikalimātillāhit-tāmmāti min sharri mā khalaq" (Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan) (HR. Muslim)
Bacaan ini diyakini dapat menjadi tameng dari gangguan hewan buas, termasuk ular, kala seseorang memasuki tempat baru atau gelap.
4. Membaca Surat Al-Falaq dan An-Nas
Kedua surat pendek ini sangat dianjurkan untuk dibaca setiap pagi dan sore sebagai perlindungan dari segala keburukan makhluk. Sebelum meninggalkan rumah atau hendak memulai perjalanan, sempatkan membaca:
QS Al-Falaq:
"Qul a‘ūdzu birabbil-falaq..."
QS An-Nas:
"Qul a‘ūdzu birabbin-nās..."
Kedua surat ini dikenal sebagai “al-mu‘awwidzatain” (dua pelindung), yang memohon penjagaan dari segala kejahatan, termasuk kejahatan tersembunyi dari binatang atau makhluk lainnya.
5. Membaca Shalawat dan Dzikir Ringan Saat Mengemudi
Selain doa khusus, mengisi perjalanan dengan dzikir dan shalawat juga menjadi sarana perlindungan spiritual. Hati menjadi lebih tenang, dan suasana dalam kendaraan pun terasa lebih damai. Hal ini secara tidak langsung ikut mencegah energi negatif yang bisa mengundang gangguan makhluk lain.
Baca Juga: 5 Sebab Utama Mengapa Banyak Terjadi Kasus Pelecehan Seksual menurut Islam
Doa-doa tersebut bukan jimat atau azimat, melainkan sarana mendekatkan diri kepada Allah dan memperkuat rasa tawakal dalam diri. Islam selalu menyeimbangkan antara ikhtiar fisik dan spiritual.
Maka, setelah menjaga kendaraan tetap bersih, aman, dan jauh dari area rawan ular, iringilah dengan bacaan-bacaan yang dicontohkan Nabi.
Tak ada satu makhluk pun yang bisa membahayakan tanpa izin Allah. Dengan membaca doa, bukan hanya kendaraan yang dijaga, tetapi juga batin kita yang dikuatkan. Karena sejatinya, perlindungan terbaik datang dari Tuhan Semesta Alam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





