RMI PBNU Gelar Tes Akhir Seleksi Beasiswa Maroko, 29 Santri Lolos Tahap Final

AKURAT.CO Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) PBNU menggelar tahap akhir seleksi bagi calon penerima beasiswa dari Kementerian Wakaf Kerajaan Maroko di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.
Peserta yang mengikuti tahapan ini merupakan santri yang telah lolos seleksi sebelumnya dan menjalani proses muqabalah atau wawancara akhir secara daring bersama pihak Kementerian Wakaf Maroko.
Penanggung Jawab Program Beasiswa RMI PBNU, Muhammad Iqbal, mengatakan proses seleksi dilakukan secara bertahap dan tidak hanya bertumpu pada satu jenis penilaian.
“Proses ini tidak tunggal, mereka yang mengikuti proses ini telah melalui seleksi administrasi Digdaya pesantren,” kata Iqbal dalam keterangannya.
Menurut dia, dari sekitar 300 pendaftar yang mengikuti proses awal, sebanyak 29 santri berhasil melaju ke tahap akhir seleksi.
RMI PBNU menyatakan seluruh pembiayaan selama proses seleksi ditanggung organisasi, mulai dari pembinaan bahasa, program inkubasi, transportasi peserta menuju lokasi seleksi, hingga akomodasi.
Selain menempuh pendidikan di Maroko, para penerima beasiswa juga diarahkan untuk tetap memiliki keterikatan dengan jaringan organisasi dan pesantren.
“Komitmen dari RMI memfasilitasi santri-santri untuk menjadi penggerak NU baik nanti sudah di Maroko, mereka aktif di PCINU dan ketika pulang mereka diwajibkan mengabdi ke pesantren masing-masing,” ujar Iqbal.
RMI PBNU menyebut program ini tidak hanya ditujukan untuk memperluas akses pendidikan internasional bagi santri, tetapi juga menyiapkan kader yang diharapkan dapat berkontribusi bagi pengembangan pesantren dan lingkungan Nahdlatul Ulama setelah kembali ke Indonesia.
Menurut data RMI, hingga saat ini sekitar 50 penerima beasiswa program serupa telah menyelesaikan studi dan kembali menjalankan pengabdian di lingkungan pesantren asal masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







