Draft Pengurus PBNU 2026–2031 Beredar, Nama Ulama Wafat Ikut Tercantum

AKURAT.CO Dokumen yang disebut sebagai draft susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 beredar di media sosial dan sejumlah grup percakapan.
Dokumen tersebut memuat sejumlah nama untuk posisi dalam struktur Mustasyar, Syuriyah, A’wan, dan Tanfidziyah. Namun, terdapat sejumlah kejanggalan dalam daftar yang beredar.
Salah satunya adalah tercantumnya nama Nyai Hj. Nafisah Sahal Mahfudz dalam jajaran Mustasyar. Padahal, almarhumah wafat pada 10 November 2022 di RSI Pati.
Nama KH Abun Bunyamin juga tercantum dalam daftar tersebut sebagai Mustasyar. Namun, terdapat tokoh lain dengan nama yang sama, yakni KH Abun Bunyamin yang merupakan Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat dan pengasuh Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta. Karena itu, identitas nama tersebut belum dapat dipastikan merujuk pada tokoh yang sama.
Baca Juga: Gus Kikin Pastikan Sejumlah Pengurus Lama Tetap Masuk Struktur PBNU
Beredarnya dokumen tersebut terjadi ketika proses penyusunan kepengurusan PBNU periode 2026–2031 masih berlangsung. KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin telah ditetapkan sebagai Ketua Umum PBNU, sementara KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam.
Gus Kikin sebelumnya menyatakan struktur kepengurusan baru belum selesai disusun.
“Belum. Ini baru satu dua orang dan memang belum sempat. Ini karena berapa hari ini? Hari kelima, ya, dan memang baru sedikit yang bisa kita susun,” katanya.
“Tapi kita sudah punya rancangan-rancangan. Insyaallah nanti segera kita selesaikan,” lanjutnya.
Baca Juga: Rekam Jejak Ketum PBNU Terpilih Gus Kikin yang Jarang Banyak Orang Tahu
Dengan demikian, daftar yang beredar tersebut belum dapat dijadikan sebagai susunan resmi PBNU masa khidmah 2026–2031 sebelum ada pengumuman atau konfirmasi resmi dari PBNU.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






