Tips Mengatasi Konflik Rumah Tangga Sesuai Anjuran Rasulullah SAW

AKURAT.CO Konflik dalam rumah tangga merupakan sesuatu yang dapat terjadi dalam kehidupan pasangan suami istri. Perbedaan kebiasaan, cara berkomunikasi, kondisi ekonomi, pekerjaan, maupun pola pengasuhan anak terkadang memunculkan persoalan yang membuat hubungan menjadi renggang.
Islam tidak menutup mata terhadap adanya konflik dalam keluarga. Namun, ketika masalah muncul, pasangan suami istri dianjurkan menyelesaikannya dengan cara yang baik, menjaga kehormatan satu sama lain, dan tidak membiarkan persoalan berkembang menjadi tindakan yang merugikan.
Rasulullah SAW memberikan banyak teladan tentang bagaimana memperlakukan pasangan dengan baik. Allah SWT berfirman:
وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ
“Dan bergaullah dengan mereka menurut cara yang patut.” (QS An-Nisa: 19).
Ayat tersebut menjadi salah satu prinsip penting dalam kehidupan rumah tangga. Lalu, bagaimana cara menghadapi konflik rumah tangga sesuai ajaran Islam?
Pertama, jangan menyelesaikan masalah ketika emosi sedang memuncak.
Ketika marah, seseorang dapat mengucapkan kalimat yang sebenarnya tidak ingin dikatakan. Karena itu, ketika pertengkaran mulai memanas, memberi waktu untuk menenangkan diri dapat menjadi langkah yang lebih bijaksana.
Rasulullah SAW memberikan perhatian besar terhadap persoalan marah. Beliau bersabda:
لَيْسَ الشَّدِيدُ بِالصُّرَعَةِ، إِنَّمَا الشَّدِيدُ الَّذِي يَمْلِكُ نَفْسَهُ عِنْدَ الْغَضَبِ
“Orang yang kuat bukanlah yang pandai bergulat, tetapi orang yang kuat adalah yang mampu mengendalikan dirinya ketika marah.” (HR Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Hukum Ngemis Online di Platform TikTok Menurut Hukum Islam
Mengendalikan emosi bukan berarti mengabaikan masalah. Justru, ketenangan dapat membantu pasangan membicarakan persoalan dengan lebih rasional.
Kedua, biasakan berbicara dengan lembut.
Cara menyampaikan persoalan sering kali sama pentingnya dengan isi persoalan itu sendiri. Kritik yang disampaikan dengan penghinaan, bentakan, atau kata-kata yang merendahkan dapat membuat konflik semakin besar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





