Imam Masykur Tewas Akibat Benturan Keras Bagian Leher

AKURAT.CO TNI AD merilis penyebab tewasnya Imam Masykur, warga Bireuen, Aceh, yang tewas setelah diculik oleh tiga anggota TNI, di kawasan Rempoa, Tangsel, pada Agustus 2023 lalu. Imam dinyatakan tewas akibat benturan keras pada bagian leher.
Kadispenad TNI, Brigjen Hakim Tohari menyebutkan, kepastian penyebab tewasnya pemuda 25 tahun diketahui berdasarkan hasil autopsi dari RSPAD. Imam sebelumnya diculik oleh anggota Paspampres Praka RM, bersama Praka HS, dari Direktorat Topografi TNI AD dan Praka J dari Kodam Iskandar Muda.
"Hasil autopsi sudah keluar secara garis besar itu adalah akibat benturan benda keras di leher yang kemudian menyebabkan ada pendarahan di otak," ujar Brigjen Hakim Tohari di Mabesad, Jakarta, Rabu (13/9/2023).
Baca Juga: Pengusutan Kasus Paspampres Bunuh Warga Sipil Diapresiasi DPR
Dia menyebutkan, hasil autopsi jenazah Imam Masykur dari RSPAD juga sudah diberikan kepada pihak keluarga. Imam Masykurmenjadi korban penganiayaan hingga tewas yang dilakukan oknum Paspampres dan dua oknum TNI lainnya.
Hakim menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera merampungkan berkas penyidikan untuk selanjutnya diproses ke oditur militer. "Harapannya mudah-mudahan di akhir bulan ini bisa dilimpahkan le oditur militer untuk penunjukkan pengadilan," jelasnya.
Baca Juga: Adili Anggota Paspampres Pembunuh Warga Sipil Di Peradilan Umum
Berdasarkan penyelidikan, Imam Masykur diculik ketika sedang menjaga kios kosmetik dan obat-obatan di Jalan Sandratek, RT02/06, Kelurahan Rempoa, Kecamatan Ciputat Timur, Kota Tangsel. Jasad Imam ditemukan di sungai Cibogo, Karawang, Jawa Barat pada Jumat, 18 Agustus 2023.
Imam diduga dibuang usai diculik dan dianiaya hingga tewas anggota TNI. Sebelum tewas, diketahui video Imam sedang dianiaya dikirim kepada pihak keluarga, agar memberi sejumlah uang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








