AKURAT.CO Pembangunan kantor Pemerintah Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sedang ditelusuri Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hal tersebut dilakukan penyidik lembaga antikorupsi dengan melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan, enam saksi yang diperiksa yakni mantan Ketua Gapensi Surabaya, Yoyon Sudiono; Direktur PT Surya Unggul Nusa Cons, Kukuh Santiko Wijaya; dan Direktur PT Tangga Batu Jaya Abadi, Suhariono.
Kemudian, Project Manager PT Tangga Batu Jaya Abadi, Agus Budi Hartanto; pihak swasta Mochammad Chilman Azdi; dan Konsultan PT Delta Buana, Moch Ranoe Asmoro.
"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan proses dimulainya hingga dilakukannya serah terima dalam pengadaan pembangunan gedung kantor Pemkab Lamongan," jelas Ali kepada wartawan, Jumat (22/9/2023).
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan, KPK membuka penyidikan baru terkait dugaan rasuah pembangunan gedung di Lamongan.
Baca Juga: KPK Sita 3 Mobil Mewah Andhi Pramono
"Kasus baru, pembangunan gedung di pemerintah daerah di sana. Pemkab berarti ya," katanya.
Dalam kasus ini sudah ada tersangka yang ditetapkan penyidik KPK. Namun lembaga antirasuah masih belum mau mengungkap pihak-pihak yang telah dijerat sebagai tersangka.
Akan tetapi, Asep menjelaskan jika sudah ada sejumlah lokasi yang digeledah penyidik. Namun dia enggan merinci tempatnya untuk menjaga kerahasiaan tahapan penyidikan.
"Pokoknya tempat-tempat yang kita duga terkait dengan tindak pidana tersebut," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









