AKURAT.CO Tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Agung (Pidsus Kejagung) terus melengkapi berkas perkara tersangka Sadikin Rusli (SR), terkait kasus uang Rp40 miliar untuk BPK dari proyek pembangunan BTS 4G Kominfo.
Penyidik Gedung Bundar melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi, pada hari ini, Senin (6/11/2023).
Dari enam orang yang diperiksa, tiga diantaranya berkaitan dengan tersangka Achsanul Qosasi (AQ), anggota III BPK RI, yang diduga sebagai pihak penerima Rp40 miliar.
"Jampidsus memeriksa enam orang saksi. I selaku sopir Tersangka AQ, YG selaku Sekretaris Tersangka AQ, RI selaku Ajudan Tersangka AQ," ujar Kapuspenkum Kejagung, Ketut Sumedana.
Kemudian, saksi lainnya, EPS selaku Kepala Oditorat, JH selaku Kepala Sub Oditorat, AR selaku Ketua Tim Audit Kominfo.
Adapun keenam orang saksi diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020-2022 atas nama tersangka Sadikin Rusli (SR).
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud," kata Ketut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 8Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






