AKURAT.CO DPR meminta KPK tak hanya menjerat Wamenkumham Edward OS Hiariej alias Eddy Hiariej dalam mengusut perkara korupsi pengurusan akta PT Citra Lampia Mandiri. Badan antikorupsi diminta tak ragu menyeret pihak lain yang kecipratan gratifikasi Rp7 miliar.
Anggota Komisi III DPR Rudy Mas'ud meminta KPK konsisten dalam melakukan pemberantasan korupsi. Tidak tebang pilih dan mengungkap tuntas perkara.
“Apakah itu keluarga, atasan atau kawan. Kalau tidak terlibat, tidak bisa dijerat. Kalau terlibat, meskipun orang lain, tetap harus ikut bertanggung jawab,” kata Rudy, dalam pesan singkat kepada Akurat.co, di Jakarta, Jumat (10/11/2023).
Baca Juga: Kasus Eddy Hiariej Bukan Jaminan Korupsi Terakhir Kabinet Jokowi
Dia juga meminta KPK tak kendor melakukan pemberantasan korupsi selama tahun politik. Konsistensi KPK dibutuhkan untuk memastikan praktik-praktik kotor yang meresahkan publik diberantas.
"Selama ada kasus korupsi, hukum berlaku dan aparat hukum bertindak. Kita harapakan aparat hukum tegas kepada siapa saja," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









