AKURAT.CO Indonesia disebut pernah menolak pesawat Mirage 2000-5 secara gratis pada 2005. Selang belasan tahun kemudian, Kemhan malah mengupayakan membeli pesawat yang pernah ditolak India dengan alasan teknis.
Peneliti Imparsial, Hussein Ahmad membeberkan, pesawat Mirage 2000-5 bekas AU Qatar merupakan produksi tahun 1996-1997. Sebelum ditawarkan ke Indonesia secara gratis, India terlebih dulu menolak pada 2003.
"2005 ditawarkan ke Indonesia secara gratis, dan pada saat itu Indonesia secara resmi menolak," kata Hussein, di Kantor KPK, Jakarta, Selasa (13/2/2024).
Baca Juga: Geruduk KPK, Koalisi Masyarakat Sipil Laporkan Pembelian Pesawat Mirage
Hussein bersama aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Keamanan, resmi melaporkan pembelian pesawat Mirage 2000-5 ke KPK. Mereka menengarai adanya indikasi korupsi dari pembelian pesawat yang telah dinyatakan batal oleh Kemhan.
Menurut Hussein, menjadi aneh kalau Indonesia yang sempat menolak secara gratis, malah mengajukan pembelian, hanya dengan rentang waktu belasan tahun. Terlebih dengan harga yang fantastis.
"Kok bisa sesuatu yang sebelumnya ditawarkan gratis itu kemudian ditawarkan kembali dengan harga yang fantastis," keluhnya.
Dia meyakini banyak opsi untuk Indonesia membeli pesawat produksi 1990-an yang memiliki spesifikasi bersaing. Produk tersebut bisa didapat dari Rusia maupun China.
Koalisi menganggap, upaya pembelian tak lepas dari permainan broker yang dekat dengan Menhan Prabowo Subianto. Selain perorangan, terdapat pula broker perusahaan swasta yang berbasisi di Ceko dan dikenal spesialis menjual senjata-senjata bekas Soviet.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









