Polda Sulut Bantah Kapolresta Manado Terima Uang Rp10 Juta Terkait Setoran Bos Brigadir RAT
Dwana Muhfaqdilla | 30 April 2024, 18:31 WIB

AKURAT.CO Polda Sulawesi Utara (Sulut) membantah informasi yang menyatakan bahwa Kapolresta Manado, Kombes Julianto Sirait, telah menerima uang sebesar Rp10 Juta.
Dalam kabar yang beredar, uang Rp10 Juta itu, didapatkan dari pengusaha batu bara yang mempekerjakan Brigadir Ridhal Ali Tomi (RAT). Uang tersebut, nantinya akan diberikan kepada Brigadir RAT, yang telah bekerja sebagai pengawal pribadi pengusaha tersebut di Jakarta.
“Tuduhan tersebut sudah diperiksa oleh Bidang Propam (Polda Sulut) dan tidak terbukti benar," kata Kabid Humas Polda Sulut Kombes Michael Irwan Thamsil saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (30/4/2024).
Kombes Michael menambahkan, dari hasil pemeriksaan Bidang Propam, Brigadir RAT memang telah bekerja sebagai pengawal seorang pengusaha di Jakarta sejak 2021. Hanya saja, hal itu dilakukan tanpa izin.
“Almarhum tidak memiliki izin atau tanpa sepengetahuan atasan atau kepala satuan kerjanya,” jelasnya.
Sementara itu, hingga saat ini, pihak Inspektorat dan Propam Polda Sulut masih mendalami kasus tersebut. Tujuannya agar ada titik terang.
Diketahui, polisi masih mengusut motif tewasnya Brigadir Ridhal Ali Tomi alias Brigadir RAT yang ditemukan tewas di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (25/4/2024).
Baca Juga: Sebelum Diduga Bunuh Diri, Brigadir RAT Ajukan Cuti untuk Kunjungi Kerabat di Tegal Parang
Kombes Michael menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pemeriksaan terhadap atasannya. Hal ini berdasarkan perintah dari Kapolda Sulawesi Utara, Irjen Pol Yudhiawan.
“Pak Kapolda memerintahkan Kabid Propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap atasannya, baik Kasat Lantas ataupun Kapolrestanya untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya kepada wartawan, Senin (29/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







