AKURAT.CO Staf Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto, Kusnadi, mengaku tak mengenal mantan calon legislatif (caleg) PDIP, Harun Masiku.
Harun diketahui sebagai buron yang berstatus daftar pencarian orang (DPO) sejak Januari 2020, dalam kasus dugaan korupsi berupa suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024.
"Tidak (mengenal Harun Masiku sebelumnya)," kata Kusnadi di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (13/6/2024).
Selain itu, dia membantah perihal kabar bahwa dirinya sempat meminta Harun Masiku untuk membuang ponsel yang dimilikinya.
"Enggak, enggak, itu enggak benar (permintaan pembuangan ponsel)," tegasnya.
Di sisi lain, Kusnadi juga mengungkap alasan dirinya tak memenuhi pemanggilan penyidik KPK sebagai saksi pada kasus yang menyeret Harun Masiku pada hari ini.
Dia menjelaskan, pemanggilan tersebut mendadak dan baru diterima pada Rabu (12/6/2024) malam. Di tambah, dirinya sudah terlebih dahulu memersiapkan diri untuk membuat laporan ke Bareskrim Polri.
"Panggilan itu baru tadi malam diterima, sedangkan saya memersiapkan untuk ke sini," tukas Kusnadi.
Meski begitu, dirinya menegaskan akan hadir pada pemanggilan, jika KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan.
"Insyaallah saya datang, saya orang Islam," tutupnya.
Sebelumnya diberitakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kusnadi, staf atau ajudan dari Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, atas nama Kusnadi (wiraswasta)," kata Tim Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (13/6/2024).
Baca Juga: Obama Tiba di Kediaman Eddy Kusnadi
Sementara itu, penyidik KPK juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Hasto Kristiyanto. Saat melakukan pemeriksaan, KPK menyita ponsel milik Sekjen PDIP itu.
Selain ponsel milik Hasto, penyidik juga merampas ponsel Kusnadi dan buku partai berisi catatan pertemuan antara Megawati Soekarnoputri dengan Hasto.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









