Polisi Akui Sulit Berantas Judi Online hingga ke Akarnya: Bandarnya Ada di Luar Negeri

AKURAT.CO Kasus judi online kembali marak terjadi di Indonesia, tak hanya menyasar warga sipil tetapi juga aparat penegak hukum seperti Polri. Bahkan, sejumlah kasus judi online berakhir dengan kematian, entah dengan cara dibunuh ataupun bunuh diri.
Seperti halnya peristiwa terkini yang terjadi di Mojokerto, Jawa Timur, Sabtu (8/6/2024). Polwan Briptu FN (28) tega membakar suaminya sendiri yang juga polisi, Briptu RDW (27) di Kompleks Asrama Polres Mojokerto.
Hal ini terjadi lantaran sang istri merasa kesal karena uang belanjanya dipakai untuk judi online. Di tambah keduanya memiliki tiga anak yang masih kecil dan sedang membutuhkan biaya.
Baca Juga: Penangkapan 23 Tersangka Terkait Judi Online, HGI Beri Tanggapan Resmi
Menanggapi hal ini, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, mengaku polisi memang mengalami kesulitan untuk menindak judi online sampai ke akar-akarnya. Hal ini dikarenakan para bandar judi online tinggal di luar negeri.
"Salah satu kendala untuk menangkap bandar judi online adalah keberadaan para bandar yang berada di luar negeri. Oleh karena itu, tim penyidik selama ini bekerjasama dengan Divhubinter Polri untuk melakukan ekstradisi terhadap bandar yang telah diketahui keberadaannya di luar negeri secara spesifik," katanya saat dihubungi wartawan, Jumat (14/6/2024).
Selain itu, pihaknya juga akan secara aktif dan terus berkoordinasi dengan Kemenkominfo untuk melakukan takedown pada situs-situs perjudian online.
"Kemudian, bekerjasama dengan PPATK untuk melakukan pemblokiran rekening yang diduga digunakan untuk perjudian online, serta mengkampanyekan bahaya judi online melalui paltform media sosial Siber," tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







