Pengacara 6 Terpidana Kasus Vina Cirebon Datangi Dirjen PAS, Protes Karena Tak Boleh Bertemu Klien

AKURAT.CO Tim kuasa hukum enam terpidana kasus Vina Cirebon mendatangi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM, untuk mempertanyakan penghalangan menemui para terpidana oleh pihak lapas.
"Kami datang ke Dirjen PAS untuk menyampaikan keberatan atas perintangan kami dalam menjalankan tugas profesi memberikan bantuan hukum terhadap para terpidana," kata Kuasa Hukum, Romi Sibombing kepada wartawan, Rabu (19/6/2024).
Dia mengungkapkan, pihaknya telah mendatangi tiga penempatan para terpidana, yakni Rutan Kebon Waru, Lapas banceuy dan Lapas Jelekong. Hanya saja, pertemuannya tidak berjalan lancar lantaran dihalangi oleh petugas lapas.
Baca Juga: Menkumham Yasonna Laoly Desak Polisi Segera Tuntaskan Kasus Vina
"Kami datang ketemu dengan bapak Dirjen untuk mempertanyakan alasan-alasan kenapa kami dihalangi menjalani tugas profesi," tuturnya.
Menurutnya, tidak ada aturan perundang-undangan tentang Pemasyarakatan yang melarang terpidana bertemu dengan kuasa hukum. Di tambah, pihaknya sudah mendapatkan izin dari pihak keluarga para terpidana.
"Kami sudah mendapatkan izin atau kuasa dari pihak keluarga. Seperti kita ketahui bahwa regulasi terkait perundangan-undangan permasyarakatan, pada warga binaan diberikan hak mendapatkan kunjungan baik advokat maupun keluarga, tidak ada regulasi melarang," tukasnya.
Padahal, Romi beralasan, pertemuan dengan terpidana bertujuan untuk memenuhi syarat formil atau materi untuk mengajukan peninjauan kembali (PK).
"Sehingga dalam waktu dekat ini mungkin peninjauan kembali akan kami lakukan itu hak warga negara," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








