Polisi Telusuri 10 Anak di Daycare Wensen School untuk Cari Kemungkinan Korban Lain

AKURAT.CO Polisi terus menyelidiki kasus penganiayaan balita di daycare Wensen School Indonesia di Depok, dengan tersangka pemiliknya sendiri, Meita Irianty alias Tata Irianty.
Kapolres Depok, Kombes Arya Perdana, mengatakan, pihaknya akan menelusuri 10 anak yang dititipkan di daycare tersebut untuk mencari kemungkinan adanya korban lain dalam kasus ini.
“Di daycare tersebut ada 10 anak yang dititipkan. Kami sedang berupaya mencari tahu identitas anak-anak ini, karena petugas administrasinya belum hadir. Jadi kami akan mencari tahu siapa saja anak-anak ini,” katanya kepada wartawan di Mapolres Depok, Jumat (2/8/2024).
Baca Juga: Bawaslu Soroti Netralitas Kepala Desa dalam Pemilu
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan menghubungi keluarga dari 10 anak tersebut untuk memastikan apakah anak-anak tersebut juga mengalami kekerasan seperti korban sebelumnya.
“Kami akan menghubungi keluarganya dan menanyakan apakah ada yang mengalami kekerasan seperti korban sebelumnya. Jika ada, itu akan kami masukkan sebagai bahan penyidikan lebih lanjut. Namun, sementara ini korbannya ada dua,” jelasnya.
Polisi telah menetapkan Meita Irianty (MI) alias Tata Irianty, pemilik Daycare Wensen School Indonesia di Depok, sebagai tersangka atas kasus penganiayaan balita berusia dua tahun, MK.
"Ya, kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan. Penangkapan juga telah dilakukan dan penetapan tersangka sudah ditetapkan," kata Kapolres Depok, Kombes Arya Perdana di kantornya, Rabu (31/7/2024) malam.
Arya menjelaskan bahwa polisi telah melakukan gelar perkara dan memutuskan untuk menetapkan Meita Irianty sebagai tersangka.
"Penangkapan sudah dilakukan setelah gelar penyidikan dan gelar penetapan tersangka," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








