AKURAT.CO Komisi III DPR memulai uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan dan calon Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Prosesnya akan berlangsung mulai hari ini (Senin, 18/11/2024) sampai 21 November nanti.
"Hari ini sampai hari Kamis malam, Insya Allah kita dari pagi sampai jam 21 setiap hari akan seperti itu," kata Ketua Komisi III, Habiburokhman, di Kompleks Parlemen, Senayan.
Menurutnya, para calon sudah mengambil nomor urut dan pembuatan makalah dimulai pada Senin pagi.
Pendalaman terhadap para calon pimpinan KPK akan dimulai pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Bareng Ribuan Kader IKM Jakarta, Andre Rosiade Bakal Ikut Deklarasi Dukung Ridwan Kamil-Suswono
"Nanti kita mulai, satu persatu kita pendalaman. Kawan-kawan siap semua dari semua fraksi," kata Habiburokhman.
Fit and proper test akan lebih lama dari sebelumnya. Durasi waktu yang disediakan hingga 90 menit.
"Kalau biasanya hanya satu jam, ini satu setengah jam. Dengan harapan si calon akan lebih memiliki keleluasaan waktu untuk menyampaikan visi misi dan gagasan terkait KPK ini," jelas Habiburokhman.
DPR telah menerima Surat Presiden dari Presiden Prabowo Subianto terkait capim dan calon Dewas KPK.
Daftar capim dan calon dewas dipastikan tidak berubah, sebagaimana yang dikirim Joko Widodo, Presiden RI terdahulu.
Baca Juga: Kabar Duka, Ketua DPP Golkar Kholis Malik Meninggal Dunia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









