Lanchlan Gibson Klaim Dapat Tindakan Arogan Oknum Polantas di SCBD, Polda Metro Minta Maaf
Dwana Muhfaqdilla | 18 November 2024, 21:14 WIB

AKURAT.CO Aktor Lanchlan Gibson mengklaim mendapat tindakan arogan oleh oknum Polisi Lalu Lintas (Polantas).
Melalui akun media sosialnya, @lanchlangibs, hal ini terjadi saat dirinya tengah berkendara dengan sepeda motor di kawasan SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Baca Juga: Cara Ke Bandara Soekarno-Hatta Dari SCBD, Pelanggan Hyundai Dan Garuda Indonesia Baca Ini
Satu unit mobil polantas di jalur sisi kanan tiba-tiba belok ke lajur kiri alias memotong jalur dirinya. Lantas, dirinya merasa kaget hingga mengerem mendadak dan nyaris terjatuh.
"Tepat depan Ritz Carlton Hotel SCBD ada mobil kepolisian Mazda Biru Putih yg potong jalan dari jalur paling kanan untuk menuju ke arah Sudirman. Saya yang berada di jalur tengah mau lurus kaget dan motor hampir selip, secara refleks saya langsung membunyikan klakson panjang. Tiba tiba mobil oknum tersebut mengejar saya dan semua lampu strobo dinyalakan, akhirnya saya berhenti, namun oknum petugas kepolisian tersebut langsung membentak saya," tulisnya seperti dilihat pada Senin (18/11/2024).
Menanggapi hal ini, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman, mengaku telah bertemu dengan Lanchlan. Latif pun menjamin akan memproses anggota yang diduga melakukan tindakan arogan di jalan.
"Kepada anggota, yang terutama masalah arogansi anggota, ini juga menjadi penekanan Bapak Kapolri. Tidak boleh kita melakukan arogansi, karena kita pelayan, pelindung, pelayan masyarakat, harus mengedepankan pelayanan," kata Latif kepada wartawan.
Dirinya pun meminta masyarakat untuk tak takut melapor jika merasa dirugikan. Bahkan, Latif mengapresiasi langkah Lanchlan karena bisa menjadi perbaikan bagi tubuh Korps Bhayangkara.
"Kepada seluruh masyarakat dan saya menyampaikan kepada masyarakat, jangan takut untuk menyampaikan hal yang benar. Saya sangat mengapresiasi dan dia berani mengkritik dan ini suatu untuk membuat institusi saya akan lebih baik," jelas dia.
Atas hal ini, eks Dirlantas Polda Jawa Timur ini mengaku paham dengan cara Lanchlan mempublikasikan kejadian yang dialaminya di medsos. Bahkan dia meminta maaf kepada Lanchlan dan mengimbau masyarakat untuk tak takut menyampaikan kejadian yang menimpanya jika memang itu benar.
"Makanya saya langsung panggil ke ruangan, saya mengapresiasi tindakan dia dan ya memang sekarang di zaman media sosial, karena memang sarananya untuk itu dan dia mungkin tidak tahu harus ke mana, dia menggunakan sarana media sosial," ungkap Latif.
“Saya juga meminta maaf kepada yang bersangkutan dan kepada seluruh masyarakat, dan saya menyampaikan kepada masyarakat jangan takut untuk menyampaikan hal yang benar,” tutup dia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






