PKL Ungkap Pungli Oleh Oknum Ormas, Kevin Wu Minta Tindakan Tegas Aparat

AKURAT.CO Partai Solidaritas Indonesia (PSI) angkat bicara soal maraknya pungutan liar (pungli) yang dilakukan oknum anggota organisasi kemasyarakatan.
Dalam sidang DPRD Jakarta, Kamis (15/5/2025, Anggota DPRD Jakarta dari Fraksi PSI, Kevin Wu, memberikan apresiasi kepada masyarakat, khususnya pedagang kaki lima (PKL) yang berani mengungkap praktik pungli meresahkan.
"Ini menunjukkan bahwa para pedagang sudah mencapai titik jenuh dan kesabaran mereka. Mereka akhirnya memilih untuk speak up (soal pungli) karena sudah tidak tahan lagi," ujarnya.
Baca Juga: Diduga Terlibat Pungli, Segini Kekayaan Kasudishub Jakarta Pusat
Menurut Kevin, aparat keamanan, termasuk TNI, Polri dan Satpol PP, seharusnya segera bertindak untuk melindungi masyarakat yang menjadi korban pungli.
"Ini harus menjadi momentum bagi aparat keamanan untuk bertindak tegas dan melindungi mereka yang melawan ketidakadilan," katanya.
Komisi A DPRD Jakarta juga mendesak tindakan tegas terhadap oknum ormas yang melakukan pungli segera diambil.
Baca Juga: Kasudishub Jakpus Bungkam Usai Diperiksa Terkait Kasus Pungli
"Hukum harus ditegakkan. Kami tidak akan tinggal diam," ujarnya.
Kevin mengungkapkan, pihaknya juga akan turun langsung ke lapangan untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan mendengar keluhan masyarakat terkait masalah pungli.
"Kami akan turun ke beberapa titik untuk mendengar langsung permasalahan yang dihadapi oleh pedagang," ujarnya.
Baca Juga: Pramono Ambil Langkah Tegas Usut Kasus Pungli di Sudinhub Jakpus
Kevin juga mengingatkan agar aparat tidak melindungi para pelaku pungli, tetapi justru harus menjadi garda terdepan dalam memberantas praktik tersebut.
"Aparat harus mengayomi, bukan melindungi pelaku pungli," katanya.
Sebagai bentuk keseriusan, Kevin akan berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk menelusuri ormas-ormas yang terlibat pungli di Jakarta.
Baca Juga: Dugaan Pungli Menahun di Sudinhub Jakpus, Gubernur Jangan Tutup Mata
"Kami akan pastikan oknum-oknum tersebut mendapat tindakan hukum yang tegas," tutupnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








