Aliansi Masyarakat Peduli MK Desak Polisi Periksa Arsul Sani Terkait Dugaan Ijazah Palsu

AKURAT.CO Aliansi Masyarakat Peduli Mahkamah Konstitusi menggelar unjuk rasa di belakang Gedung MK, Jakarta, Selasa (18/10/2025).
Dalam poster dan baliho yang dibentangkan, aksi tersebut berkaitan dengan kontrovesi Hakim MK, Arsul Sani, yang diduga memiliki ijazah doktor atau S3 palsu.
Terdapat tiga tuntutan yang dibawa dalam aksi ini. Pertama yaitu menuntut Polri untuk memeriksa Arsul Sani secara hukum. Kedua, mendesak Arsul Sani segera mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Hakim MK.
Baca Juga: Laporan Dugaan Ijazah Palsu Arsul Sani Bakal Diproses Pimpinan DPR
"Ketiga, kami mendesak para penegak hukum untuk segera mengusut tuntas atas dugaan ijazah doktor hukum palsu, ilegal atau ilegal dari kolonium humanum yang diduga digunakan pada saat seleksi MK pada saat 2023," jelas Koordinator Aksi Aliansi Masyarakat Peduli MK, Imam Zarkasi.
Ia menduga bahwa Arsul Sani menggunakan ijazah doktor hukum palsu dari Collegium Humanum-Warsaw Management University untuk mengikuti seleksi Hakim MK.
Imam pun menyinggung universitas tempat Arsul Sani berkuliah yang kini dinyatakan sebagai bagian dari jaringan kriminal terorganisir oleh Central Anti-Corruption Bureau Polandia terkait praktik jual beli ijazah palsu.
Baca Juga: Komisi III DPR Singgung Dugaan Ijazah Palsu Arsul Sani: Kami yang Disalahkan
"Intinya gini, kampus, universitas tempat dia mengambil doktor ilmu hukum itu bermasalah. Bahkan sudah beberapa lembaga yang ada di polandiaa juga mengatakan tersebut adanya jual-beli ijazah palsu di universitas terkait," tuturnya.
Imam menegaskan bahwa penggunaan ijazah palsu oleh pejabat publik, termasuk Arsul Sani, adalah pelecehan hukum sekaligus menggerus kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






